Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum jika Barcelona dan Atletico berebut untuk mendapatkan tanda tangan penyerang Inter, Lautaro Martinez.
Namun, dua klub raksasa La Liga itu diprediksi bakal gigit jari, karena Inter tidak mau melepaskan dengan harga murah.
Dilaporkan Sky Sports Italia, Inter memasang banderol 90 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun untuk penyerang asal Argentina itu.
Sebagaimana diketahui, Barcelona saat ini tengah berbenah. Tercatat tiga pemain sudah diboyong ke Camp Nou; Sergio Aguero, Eric Garcia dan Emerson Royal.
Namun, Barcelona yang bertekad mempertajam lini serang belum puas dengan materi pemain yang dimiliki saat ini. Alhasil, Lautaro Martinez, yang dibidik sejak awal tahun ini, kembali dikejar.
Sayangnya, Inter tidak elastis dalam bernegosiasi. Juara Serie A Italia itu tak ingin pasang harga murah buat Lautaro.
Barcelona yang saat ini tengah dililit utang yang menggunung, diperkirakan tidak akan mau menggelontorkan uang sebesar itu untuk seorang Lautaro Martinez.
Sementara Atletico dikabarkan punya semangat yang lebih besar dalam perburuan Lautaro. Jawara La Liga musim 2020/21 itu ngebet memboyong Lautaro dari Inter guna menyenangkan hati pelatih Diego Simeone.
Manajemen klub tidak ingin kehilangan Simeone, yang kontraknya berakhir tahun depan. Agar Simeone bertahan, Atletico pun menuruti kemauannya, yaitu memboyong kompatriotnya tersebut dari Inter.
Baca Juga: 10 Bulan Berlalu, 32 Respirator yang Disumbang Lionel Messi Masih Tertahan di Bea Cukai
Dilaporkan Corriere dello Sport baru-baru ini, Atletico sudah mengajukan proposal untuk Lautaro di angka 50 juta euro. Namun tawaran untuk penyerang berusia 23 tahun itu ditolak Inter mentah-mentah.
Atletico sebelumnya dikabarkan cukup optimistis bisa memboyong Lautaro ke Estadio Wanda Metropolitano, mengingat Romelu Lukaku sudah menyatakan komitmennya pada klub biru hitam tersebut.
Karena komitmen Lukaku, berarti persaingan berat di lini depan Inter bagi Lautaro di musim 2021/22.
Musim lalu, Lautaro mencetak 19 gol dan 11 assist dalam 48 pertandingan di semua kompetisi untuk membawa Nerazzurri meraih gelar Serie A pertama mereka sejak 2010.
Berita Terkait
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian