Suara.com - Megabintang Barcelona Lionel Messi tahun lalu menyumbangkan 32 alat bantu pernapasan atau Respirator untuk membantu negaranya, Argentina, memerangi COVID-19.
Namun, setelah 10 bulan berlalu, 32 alat yang sangat dibutuhkan mereka yang terjangkit COVID-19 itu belum digunakan. Alat-alat tersebut masih disita bea cukai dan belum didistribusikan ke beberapa rumah sakit yang membutuhkan.
Sebagaimana diketahui, penyebaran COVID-19 di Argentina melonjak dengan ditemukannya ribuan kasus baru. Kondisi tersebut juga mengakibatkan niat Argentina menggelar Copa America batal terwujud.
Copa America 2021 yang sedianya digelar di Kolombia dan Argentina dipindahkan ke Brasil, dan akan dimulai pekan depan.
Menurut laporan Infobae yang dilansir Marca, Messi memberikan sumbangan 32 respirator melalui yayasannya pada September 2020. Namun barang-barang berharga itu saat ini terkunci rapat digudang bea cukai Argentina.
Pihak berwenang beralasan, 32 respirator tersebut belum didistribusikan karena belum mendapatkan izin dari Badan Administrasi Obat, Makanan, dan Alat Kesehatan Nasional (ANMAT) Argentina. ANMAT belum memberikan lampu hijau bagi alat-alat itu untuk masuk dan digunakan di Negeri Tango.
"Respirator yang disumbangkan oleh Messi berada tidak bisa masuk karena masalah prosedur Bea Cukai yang tidak kunjung selesai," kata seorang sumber yang terhubung dengan kantor Bea Cukai kepada La Capital.
"Sampai makalah dipresentasikan, mereka akan tetap berada di gudang pajak," tambah sumber itu.
Baca Juga: Jebol Gawang Israel, Cristiano Ronaldo Kejar Rekor Bomber Legendaris Iran Ali Daei
Berita Terkait
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
2026 Tahun Terakhir Melihat Messi dan Ronaldo di Piala Dunia: Akhir dari Sebuah Era?
-
Jadwal Piala Dunia 16-17 Juni 2026 sesuai WIB, Ada Prancis dan Argentina
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel