Suara.com - Timnas Portugal menghentikan perlawanan alot Timnas Hungaria 3-0 lewat tiga gol telat di babak kedua, dalam laga pembuka Euro 2020 Grup F, grup neraka yang juga dihuni Prancis dan Jerman.
Sampai half-time, Portugal yang berstatus juara bertahan Euro sejatinya gagal menembus pertahanan Timnas Hungaria yang bermain di depan ribuan supoter mereka di Puskas Arena, Budapest, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB.
Hungaria memang merupakan salah satu dari 11 negara yang dipercaya menjadi tuan rumah Euro 2020.
Akan tetapi, gol dari Raphael Guerreiro pada menit ke-84, serta dwigol dari Cristiano Ronaldo pada menit ke-87 (via penalti) dan 90+2 memastikan kemenangan telak 3-0 sekaligus raihan poin penuh bagi Portugal.
Dengan kemenangan ini, Portugal kukuh di puncak klasemen sementara Grup F dengan poin tiga dan selisih gol +3, sementara Hungaria ada di dasar klasemen.
Laga Grup F berikutnya di matchday 1 ini menghadirkan super big match Prancis vs Jerman, yang akan kick-off dini hari ini pada pukul 02.00 WIB di Allianz Arena, Munich.
Jalannya Pertandingan
Tempo cepat langsung diperagakan para pemain Timnas Portugal asuhan pelatih Fernando Santos di awal babak pertama.
Menit kelima, Portugal sudah memiliki peluang melalui penyerang sayap Liverpool, Diogo Jota. Sayang, sepakannya masih bisa dihalau kiper andalan Hungaria yang bermain untuk RB Leipzig, Peter Gulacsi.
Baca Juga: Komentar Pertama Christian Eriksen Setelah Kena Serangan Jantung
Memasuki menit ke-15, Portugal masih terus menguasai permainan, mendominasi ball possession, serta lebih banyak melancarkan serangan-serangan.
Hungaria sendiri bukannya tanpa peluang. Menit ke-37 berawal dari sebuah set-piece, striker veteran Hungaria, Adam Szalai mampu menanduk bola di kotak penalti Portugal. Sayang, bola sundulannya tepat mendarat di pelukan kiper Portugal, Rui Patricio.
Tiga menit berselang, Diogo Jota kembali menghadirkan ancaman bagi Hungaria.
Mantan attacker Wolves itu menerima bola sodoran Bernardo Silva di kotak penalti, sebelum melakukan turn dan melepaskan tembakan.
Sayang, tembakan Jota itu masih lemah. Kiper Gulacsi mampu membendung ancaman yang datang tersebut.
Menit ke-42, giliran Cristiano Ronaldo mendapatkan peluang yang benar-benar bagus.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Pemilik Klub Almeria, Berapa Total Kekayaan Cristiano Ronaldo?
-
Bruno Fernandes Akui Sakit Hati dengan Sikap Manchester United, Kasih Isyarat Bisa Saja Hengkang
-
Cristiano Ronaldo Pilih Lokasi Berusia 500 Tahun Lebih untuk Gelar Pernikahan
-
Portugal Pesta 9 Gol, Suporter Sebut Tim Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Bersitegang dengan Cristiano Ronaldo, Sebut CR7 Bodoh
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?