Suara.com - Klub Liga 1, PSS Sleman tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19 selama menjalani training camp (TC) di Cikarang, Jawa Barat.
"Kami tetap jalankan protokol kesehatan, terlebih kondisi sekarang masih pandemi," kata Dokter Tim PSS, Elwizan Aminuddin, seperti dimuat Antara.
Sosok yang akrab disapa Dokter Amin itu menyatakan seluruh penggawa PSS dalam kondisi yang fit dan sehat, dan siap untuk menjalani seluruh program TC.
"Sejak awal kami mulai pemusatan latihan di Cikarang ini, Alhamdulillah kondisi semua sehat dan stabil," tuturnya.
Dokter Amin bersama tim pelatih sudah membuat treatment yang efektif untuk Bagus Nirwanto dan kolega, termasuk di antaranya mengatur porsi latihan, istirahat, serta asupan.
"Porsi nutrisi yang masuk juga kami perhatikan sekali.Bahkan, memberikan suplemen tambahan setiap habis latihan yaitu protein lebih. Itu karena mereka butuh protein tinggi untuk recovery rasa letih saat latihan," jelasnya.
Padatnya jadwal ditambah dengan intensitas latihan tinggi, diakuinya, memang memiliki risiko tersendiri.
Oleh karena itu, selain menjaga diri dengan selalu sadar akan kesehatan sendiri, anak-anak asuh pelatih Dejan Antonic itu diwajibkan patuh akan protokol kesehatan.
"Semuanya sangat kami perhatikan terutama karena masih dalam masa pandemi ini. Jangan sampai lengah walaupun sudah dapat vaksin dua kali tapi tidak menjamin akan bebas dari COVID-19," kata Dokter Amin.
Baca Juga: Persiraja Banda Aceh Resmi Rekrut Penyerang Asal Brasil
Skuad berjuluk Super Elang Jawa tersebut sudah menjalani TC di Cikarang sejak 10 Juni lalu dan akan rampung 18 Juni 2021.
Berita Terkait
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan