Suara.com - Cristiano Ronaldo sempat menjadi 'korban' ketatnya pengamanan stadion di laga Hungaria vs Portugal pada Selasa (15/6/2021) malam WIB.
Laga Hungaria vs Portugal di Grup F Euro 2020 menyajikan pemandangan menarik. Sebanyak 67 ribu penonton memadati stadion di tengah pandemi Covid-19.
Pada laga itu, penjagaan untuk masuk stadion pun sangat ketat. Hal itu juga berlaku bagi peain serta ofisial tim untuk masuk ke stadion.
Berkat penjagaan itu, Ronaldo pun sempat menjadi 'korban'. Kapten Timnas Portugal itu tak luput dari penjagaan ketat yang dilakukan oleh tim keamanan. Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @projectfootballdotcom.
Awalnya, Ronaldo tampak lepas dari pengawasan keamanan. Namun, petugas itu kemudian mengejar Ronaldo dan memastikan tanda pengenalnya. Ronaldo pasrah dan berhenti seraya menunjukkan tanda pengenalnya.
Momen ini pun akhirnya viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet. Ada netizen yang memuji tindakan petugas untuk mengecek tanda pengenal Ronaldo. Di sisi lain ada juga yang mengatakan bahwa tindakan petugas itu hanya sebagai alasan untuk dekat dengan sang megabintang.
Terlepas dari itu, Portugal akhirnya berhasil meraih kemenangan di laga perdana mereka dalam ajang Euro 2020 melawan Hungaria. Portugal menang 3-0, meski awalnya sempat mengalami kebuntuan.
Gol pembuka Portugal dicetak oleh Raphael Guerreiro pada menit ke-84. Di sisi laga, Ronaldo akhirnya mencetak brace dalam waktu kurang lebih lima menit.
Baca Juga: Terlunta-lunta di Piala Dunia, Timnas Indonesia Segera Gelar Evaluasi
Berita Terkait
-
Singkirkan Minuman, Ronaldo dan Pogba Trending: Stay Halal, Stay Healthy
-
Portugal Libas Hungaria 3-0, Cristiano Ronaldo Kini Bidik Kemenangan di Markas Jerman
-
Masih Pandemi Covid-19, Kok Bisa Laga Hungaria Vs Portugal Dihadiri 67 Ribu Penonton?
-
Lebih Sarankan Air Putih, Kenapa Sih Christiano Ronaldo Tak Suka Coca Cola?
-
Disingkirkan Ronaldo, Berikut Bahan Lengkap Coca-Cola
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama