Suara.com - Pelatih Timnas Belanda, Frank de Boer tak pernah meragukan kemampuan Memphis Depay. Dia berharap penyerang 27 tahun itu bisa tampil lebih baik lagi di laga selanjutnya.
Memphis Depay membantu Belanda meraih kemenangan 2-0 atas Austria dalam matchday kedua Grup C Euro 2020 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat (18/6/2021) dini hari WIB.
Bersama Denzel Dumfries, Depay jadi aktor kemenangan Tim Oranje, di mana dia menciptakan gol pembuka lewat eksekusi penalti pada menit ke-11.
Meski berhasil mencetak gol, performa Depay dalam laga itu tak terlampau bersinar. Dia beberapa kali gagal mengonversi peluang menjadi gol.
De Boer mengaku tetap senang dengan performa Depay di laga ini. Namun, penyerang yang diisukan bakal hijrah ke Barcelona itu diyakini masih bisa memberikan penampilan yang lebih baik lagi.
"Memphis bisa bisa membuat sejumlah langkah lagi dalam satu turnamen. Pada pertandingan-pertandingan berikutnya yang akan akan sangat penting, dia akan menjadi orang besar," kata De Boer dikutip dari laman resmi UEFA.
"Saya yakin sekali dia akan melakukannya. Dia menciptakan penalti dan memberikan pra-assist malam ini. Dia tahu bahwa dirinya bisa lebih baik tetapi biarkan berkembang dalam turnamen. Dia bisa menunjukkan kualitasnya pada babak berikutnya dari turnamen ini."
Hal senada disampaikan Denzel Dumfries terkait Memphis Depay. Menurutnya, eks penyerang Manchester United itu memiliki kapasitas untuk selalu menjadi pemain yang diandalkan tim.
"Memphis itu pemain hebat, dalam segala pertandingan kami menyaksikan kualitasnya," kata Dumfries yang dinobatkan sebagai 'star of the match" laga Belanda melawan Austria.
Baca Juga: Menang 2-1 Lawan Makedonia Utara, Sheva Akui Timnas Ukraina Tampil Gugup
"Dia juga mencetak gol dari penalti dan membuat pra-assist. Kami percaya sepenuhnya kepada dia, saya tak mengkhawatirkan apa-apa kalau sudah menyangkut dia."
Kemenangan atas Austria membuat Belanda memastikan satu tiket ke babak 16 besar. Mereka untuk sementara memuncaki klasemen Grup C Euro 2020 dengan koleksi enam poin hasil dari sapu bersih memenangan di dua laga perdana.
Di laga terakhir babak penyisihan grup, Memphis Depay dan kawan-kawan akan menghadapi Makedonia Utara pada 21 Juni mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Klasemen Grup C Euro 2020 usai Belanda Gebuk Austria
-
Klasemen Grup B Euro 2020 usai Denmark Dihajar Belgia
-
Hasil Bola Tadi Malam Euro 2020: Belanda Tekuk Austria, Denmark Kian Merana
-
Hasil Belanda vs Austria: Menang 2-0, Tim Oranje ke 16 Besar Euro 2020
-
Tren Singkirkan Botol Minuman Belum Berakhir, Kali Ini Giliran Winger Ukraina
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik