Suara.com - Pelatih Timnas Wales, Robert Page mengarahkan telunjuknya ke wasit Ovidiu Hategan atas kekalahan 0-1 timnya dari Italia dalam matchday pamungkas Grup A Euro 2020, Senin (21/6/2021) dini hari WIB.
Menurut Page, kartu merah yang diterima bek Ethan Ampadu di babak kedua jadi salah satu penyebab yang mengubah jalannya pertandingan.
Kendati sebelum insiden kartu merah Italia sudah mencetak gol lewat Matteo Pessina (39'), skema yang diterapkan Wales jadi berantakan karena kehilangan satu pemain.
Ampadu diklaim Page tampil bagus di babak pertama, dan kehadirannya di babak kedua bukan tak mungkin bakal memberikan Gareth Bale dan kawan-kawan kans untuk mencetak gol penyama kedudukan.
"Ini tidak sesuai dengan rencana kami di babak pertama. Kami mengatasinya di babak pertama dan berhasil menjadikan Empadu sebagai pusat permainan dan membuatnya lebih banyak menguasai bola di awal babak kedua," kata Page dikutip dari Football-Italia, Senin (21/6/2021).
Page tidak mengerti mengapa wasit Ovidiu Alin Hategan mengusir pemainnya. Sang juru taktik mengaku bakal mengecek terkait tepat tidaknya keputusan sang pengadil soal kartu merah Ampadu.
"Kartu merah itu mengubah jalannya pertandingan. Saya belum melihat lagi tayangannya," ungkap pelatih atas Timnas Wales tersebut.
"Tapi saya pikir keputusan sulit untuk dilakukan. Saya tidak mengerti kenapa wasit mengusirnya," sambung pengganti sementara Ryan Giggs tersebut.
Kendati kalah tipis dari Italia, Wales tetap lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai runner-up karena unggul jumlah selisih gol dari Swiss yang di laga pamungkas membungkam Turki 3-1.
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam Grup A Euro 2020: Italia Sempurna, Swiss Menanti Keajaiban
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Makedonia Utara vs Belanda di Grup C Euro 2020, 21 Juni 2021
-
Ironi Timnas Turki: Berlabel Kuda Hitam, Menjelma Bulan-bulanan
-
Bawa Italia Tak Terkalahkan dalam 30 Laga, Roberto Mancini Samai Rekor Vittorio Pozzo
-
Pemain Italia Bagus-bagus, Roberto Mancini Pusing Tentukan Pilihan
-
Klasemen Akhir Grup A Euro 2020: Italia dan Wales ke 16 Besar, Swiss Menunggu
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United