Suara.com - Pekan ini fase grup Euro 2020 telah memasuki matchday ketiga. Persaingan antarpenghuni Grup A hingga F pun semakin ketat dalam memperebutkan tiket babak 16 besar yang tersedia.
Selain dua tiket di setiap grup, empat tim posisi tiga terbaik akan dipilih guna melengkapi jumlah total 16 tim di putaran 16 besar.
Beragam skenario di tiap grup pun bermunculan usai gelaran matchday kedua. Penghitungan poin, selish gol dan lain-lain akan dilakukan oleh UEFA setelah semua pertandingan matchday ketiga selesai, sesuai dengan pasal 20 dan 21 aturan Euro yang dibuat UEFA.
Berikut sejumlah gambaran persaingan di tiap grup yang dilansir dari laman resmi UEFA, Senin (21/6/2021).
Grup A
Italia yang kini mengantongi sembilan poin sudah dipastikan menjadi juara grup, begitu pula Wales yang berada di posisi runner-up dengan empat poin.
Sementara Swiss, yang mengantongi empat poin namun kalah head to head dari Wales, masih harus menunggu hasil penghitungan selisih gol keseluruhan untuk bisa ke fase gugur lewat slot tempat ketiga.
Grup B
Bakal dipastikan usai laga Selasa (22/6/2021) dini hari WIB: Rusia vs Denmark, Finlandia vs Belgia dengan skenario sebagai berikut:
-Belgia (6 poin) lolos dan akan memuncaki grup dengan hasil imbang.
-Rusia (3 poin) akan lolos dengan kemenangan, atau seri jika Finlandia (3 poin) gagal mengalahkan Belgia.
-Finlandia akan lolos dengan kemenangan, atau seri jika Rusia kalah dari Denmark.
-Denmark bisa finis kedua jika mereka mengalahkan Rusia dan Finlandia kalah melawan Belgia, tetapi itu semua akan tergantung pada gol yang dicetak dalam dua pertandingan ini.
-Jika Belgia, Rusia dan Finlandia semua finis dengan 6 poin (di depan Denmark dengan 0 poin), mereka akan dibagi berdasarkan selisih gol dari pertandingan antara ketiga tim meskipun semua akan maju setidaknya sebagai tim urutan ketiga terbaik.
-Dalam skenario itu, jika Finlandia mengalahkan Belgia dengan satu atau dua gol, dan Rusia menang, urutannya adalah: 1 Belgia, 2 Finlandia, 3 Rusia.
-Jika Finlandia mengalahkan Belgia dengan selisih tiga hingga lima gol, dan Rusia menang, urutannya adalah 1 Finlandia, 2 Belgia, 3 Rusia.
-Jika Finlandia mengalahkan Belgia dengan enam gol atau lebih, dan Rusia menang, urutannya adalah 1 Finlandia, 2 Rusia, 3 Belgia.
-Jika Denmark, Rusia dan Finlandia semuanya finis dengan 3 poin (di belakang Belgia dengan 9 poin), mereka akan dibagi berdasarkan selisih gol dari pertandingan antara ketiga tim. Tim peringkat kedua di belakang Belgia akan lolos dan tim peringkat ketiga masih bisa melaju tergantung pada rekor akhir tim peringkat ketiga di grup lain.
Dalam skenario itu, jika Denmark mengalahkan Rusia 1-0, dan Finlandia kalah, tim akan sama pada semua skenario tiga arah dan akan dibagi berdasarkan selisih gol keseluruhan kemudian gol keseluruhan yang dicetak, kemudian jumlah kemenangan (yang dalam hal ini akan sama), kemudian poin disiplin, kemudian peringkat Kualifikasi Eropa (di mana Rusia berada di peringkat 12, Denmark ke-15 dan Finlandia ke-20).
Peringkat Kualifikasi Eropa akan digunakan secara khusus jika Denmark menang 1-0 dan Finlandia kalah 2-1 (Denmark dan Finlandia akan sama dalam selisih gol keseluruhan, gol yang dicetak dan jumlah kemenangan), atau jika Denmark menang 1-0 dan Finlandia kalah 3-0 (Rusia dan Finlandia akan sama dalam hal selisih gol secara keseluruhan, gol yang dicetak dan jumlah kemenangan).
-Jika Denmark mengalahkan Rusia dengan selisih satu gol selain 1-0, dan Finlandia kalah, urutannya adalah 2 Denmark, 3 Rusia, 4 Finlandia.
-Jika Denmark mengalahkan Rusia dengan dua gol atau lebih, dan Finlandia kalah, urutannya adalah 2 Denmark, 3 Finlandia, 4 Rusia.
Berita Terkait
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah