Suara.com - Pelatih Hungaria, Marco Rossi menyebut tekad timnya untuk mengalahkan Timnas Jerman bukan sekedar khayalan. Dengan pertahanan solid, mereka akan coba mewujudkan hal tersebut.
Hungaria yang jelas-jelas tim non-unggulan saat menghadapi Jerman, kemungkinan besar bakal kembali menerapkan skema permainan bertahan, sebagaimana saat menghadapi Portugal dan Prancis.
Hungaria yang masih berada di dasar klasemen Grup F, secara mengejutkan masih mempunyai kans lolos ke babak 16 besar meski harus bertarung dengan tim-tim juara Dunia dan Eropa.
Tim berjuluk Magyarok itu sempat menahan Portugal sebelum jebol di pengujung babak kedua yang menyebabkan kekalahan tiga gol tanpa balas, akan tetapi mereka tampil solid hingga mengimbangi Prancis 1-1.
Hungaria memimpin sebelum paruh pertama melawan Prancis, yang menyerang dengan sengit dan menyamakan kedudukan di babak kedua.
Pelatih Marco Rossi mengatakan Hungaria akan harus bermain lebih baik saat menghadapi Jerman pada Kamis (24/6/2021) dini hari WIB.
"Untuk menang di Munich sini kami harus membuat progres yang jauh lagi. Ini tidak akan mudah tapi kami akan mencobanya," kata Marco Rossi dikutip Antara dari Reuters, Rabu (23/6/2021).
"Apabila kami terlalu bersemangat melawan Jerman kami akan kebobolan enam," kata dia, seraya menambahkan Hungaria akan "menghadapi tank. Panzer... ditambah ketrampilan dan taktik. Salah satu tim terbaik di dunia."
Meski demikian, Rossi optimis Hungaria bisa memberi kejutan. Entah nantinya akan lolos atau tidak, target mereka adalah merebut tiga poin di tanah Jerman.
Baca Juga: Tim Debutan Euro 2020 Finlandia Dipastikan Angkat Koper
"Kami yakin, sudah benar kami yakin, bahwa kami bisa melakukan ini... Para pemain kami layak mendapat pujian karena menjaga asa kualifikasi tetap hidup," beber Rossi.
"Kami harus mencobanya. Dengan sejumlah keberuntungan, jika Jerman tampil buruk, kami mungkin bisa membawa pulang tiga poin."
Hungaria perlu menang untuk lolos. Jerman, dengan koleksi tiga poin, bisa melaju ke babak selanjutnya dengan hasil imbang, khususnya apabila Prancis, yang saat ini mengantongi empat poin, mengalahkan Portugal, yang punya tiga poin, di Budapest.
Berita Terkait
-
Melaju ke 16 besar Euro 2020, Southgate Yakin Keran Gol Inggris akan Segera Mengalir
-
Klasemen Akhir Grup D Euro 2020: Inggris Juara Grup, Skotlandia Angkat Koper
-
Hasil Bola Tadi Malam Grup D Euro 2020: Inggris Menang Tipis, Skotlandia Menangis
-
Siap Gantikan Thomas Mueller, Leon Goretzka: Turnamen untukku Bisa Dimulai Sekarang
-
Jelang Hadapi Hungaria, Jerman Terancam Tanpa Thomas Mueller
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris