Suara.com - Italia memastikan diri lolos perempat final Euro 2020 usai susah payah menyingkirkan perlawanan Austria. Gli Azzuri menang tipis dengan skor 2-1.
Austria sejatinya mampu mengimbangi permainan Italia yang selama ini disebut-sebut sebagai salah satu tim terbaik dan kandidat juara di Euro 2020. Selama 90 menit, Italia dibuat mejan, tanpa peluang bersih.
Bahkan, di menit 65, Austria bisa mencetak gol lewat sundulan Marko Arnautovic, sayangnya, oleh wasit gol tersebut dianulis setelah diklaim offside terlebih dahulu.
Hingga babak normal 90 menit selesai plus lima menit tambahan waktu, Austria tetap memberikan perlawanan ketat. Hingga laga harus dilanjutkan lewat babak perpanjangan waktu dua kali 15 menit.
Di sinilah mental Italia diuji, sebuah umpan lambung manis dikirim Leonardo Spinazzola yang diterima dengan apik oleh pemain pengganti Federico Chiesa. Tanpa ampun, pemain nomor punggung 14 itu melepaskan tendangan keras jarak dekat dan gol.
Sepuluh menit kemudian, di menit 105, lagi-lagi aksi pemain pengganti yakni Matteo Pessina berhasil menambah gol untuk Italia lewat sebuah tendangan keras jarak dekat.
Austria sempat menghidupkan asa lewat sebuah gol di menit 114 yang dicetak Sasa Kalajdzic dari skema tendangan sudut. Sayang, tak ada lagi gol yang tercipta di laga itu. Gli Azzuri memastikan diri lolos ke perempat final Euro 2020 menyusul Denmark.
Melansir catatan Opta, kemenangan atas Austria ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Italia menjadi 31 pertandingan. Catatan apik itu sekaligus melewati torehan Italia pada 1939 yakni sebanyak 30 pertandingan kala Italia ditukangi pelatih Pozzo.
Kebobolan satu gol ini juga menjadi catatan khusus bagi Italia, di mana Gli Azzuri baru kemasukkan satu gol setelah 12 pertandingan.
Baca Juga: Italia vs Austria: Gli Azzuri Susah Payah Menang 2-1 Lewat Perpanjangan Waktu
Dan pelatih Roberto Mancini telah menasbihkan diri sebagai pelatih dengan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah timnas Italia. Selamat!
Berita Terkait
-
Italia vs Austria: Gli Azzuri Susah Payah Menang 2-1 Lewat Perpanjangan Waktu
-
Kasper Dolberg, Bintang Laga Wales Vs Denmark di Babak 16 Besar Euro 2020
-
Wales Dilumat Denmark 0-4, Gareth Bale: Mengecewakan!
-
Link Live Streaming Italia Vs Austria, Babak 16 Besar Euro 2020 27 Juni
-
Hajar Wales Empat Gol Tanpa Balas, Denmark ke Perempat Final Euro 2020
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik