- Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi meminta pemerintah dan DPR RI tidak memotong dana TKD pada tahun 2027.
- Permintaan tersebut disampaikan dalam RDPU bersama Komisi II DPR RI dan Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
- Langkah ini bertujuan memberi ruang fiskal bagi kepala daerah guna mempercepat pembangunan dan mendukung proyek strategis nasional.
Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi, secara resmi meminta Pemerintah dan DPR RI untuk tidak memotong dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) pada tahun 2027.
Langkah ini dinilai krusial agar para kepala daerah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mengakselerasi berbagai program pembangunan.
Permohonan tersebut disampaikan Bursah dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR RI dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Dalam pemaparannya, Bursah mengungkapkan adanya kegelisahan di tingkat kepala daerah yang merasa terhambat dalam menjalankan tugas akibat keterbatasan anggaran, meskipun tuntutan untuk mendukung program pusat sangat besar.
"Kami ingin melakukan percepatan pembangunan daerah serta mendukung keberhasilan proyek strategis nasional ataupun program-program Bapak Presiden yang dilaksanakan di daerah. Namun di sisi lain, kami memiliki keterbatasan fiskal untuk merealisasikan itu semua karena adanya pemotongan dan kewajiban efisiensi anggaran," kata Bursah.
Bursah menekankan bahwa kestabilan anggaran daerah menjadi kunci utama dalam peningkatan pelayanan publik dan kesuksesan proyek strategis nasional (PSN).
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat memberikan kepastian anggaran tanpa pemotongan untuk tahun mendatang.
"Kami memohon pada tahun 2027 nanti tidak ada lagi pemotongan anggaran agar kami dapat leluasa mengakselerasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan meningkatkan pelayanan publik serta mendukung proyek strategis nasional di daerah," tuturnya.
Baca Juga: Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
Selain persoalan TKD, APKASI juga menyoroti regulasi terkait remunerasi serta hak keuangan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dinilai sudah tidak relevan dengan kompleksitas tugas saat ini.
"Perlu kami sampaikan bahwa regulasi terkait dengan hak keuangan kepala daerah sudah tidak sesuai dengan perkembangan, dan dengan perkembangan kewenangan dan tanggung jawab kepala daerah dan wakil kepala daerah yang saat ini semakin berat bebannya dan kompleksitasnya," ujarnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Bursah mendesak pemerintah untuk segera melakukan revisi terhadap sejumlah aturan, di antaranya PP Nomor 69 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pemberian dan Pemanfaatan Insentif Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta PP Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Ia merinci beberapa poin krusial lainnya yang menjadi aspirasi daerah.
"Ketiga, penyesuaian biaya operasional kepala daerah. Empat, mendapatkan bantuan keuangan khusus kepala daerah melalui APBN," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian
-
Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini
-
Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli
-
Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi
-
Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69