Suara.com - Kapten timnas Spanyol, Sergio Busquets mengklaim La Furia Roja seharusnya bisa lebih cepat "membunuh" Kroasia di babak 16 besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Parken, Kopenhagen, Spanyol dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu sebelum memastikan kemenangan atas Kroasia dengan skor 5-3.
La Furia Roja dan The Blazers --julukan Kroasia-- saling jual beli serangan hingga skor 3-3 bertahan selama 90 menit waktu normal.
Di babak perpanjangan waktu, Spanyol mampu kembali unggul lewat torehan dua gol yang dicetak Alvaro Morata dan Mikel Oyarzabal yang masing-masing tercipta pada menit ke-100 dan 103.
Sergio Busquets yang bermain hingga menit ke-101 sebelum digantikan Rodri, mengaku senang timnya bisa melewati ujian berat untuk lolos ke perempat final.
Namun, gelandang bertahan milik Barcelona itu mengatakan bahwa Spanyol seharusnya bisa menang dengan cara lebih mudah dan cepat.
"Kami memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan ini lebih dini tetapi kami sudah menunjukkan karakter kami selama pertandingan," kata Sergio Busquets dikutip dari Antara, Selasa (29/6/2021).
"Ketika Kroasia mengubah sistem mereka, mereka membanjiri lapangan sampai ke depan dan kami tidak menanganinya dengan cukup cepat."
Seperti dikutip laman UEFA, Busquets juga membahas peran besar kiper Unai Simon walalupun kebobolan tiga gol yang salah satunya merupakan gol bunuh diri yang membuat drama delapan gol dalam pertandingan ini.
Baca Juga: Hancurkan Kroasia, Spanyol Melaju ke Perempat Final Euro 2020
"Unai Simon tahu mendapatkan kepercayaan penuh dari kami. Gol bunuh diri itu kesialan belaka tetapi mentalitasnya sangat bagus selain juga tetap ambisius, dan dia menunjukkan hal itu hari ini," beber Busquets.
"Dia ultra-aman setelah gol bunuh diri itu dan membuat sejumlah penyelamatan gemilang," tambahnya.
Di perempat final, Spanyol sudah ditunggu Swiss yang melewati babak 16 besar dengan mengalahkan Timnas Prancis lewat babak adu penalti dengan skor 5-4.
Pertandingan Swiss vs Spanyol akan berlangsung di Stadion Krestovsky alias Gasprom Arena, Rusia pada 2 Juli mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Cetak Sejarah usai Bungkam Prancis, Kapten Swiss: Luar Biasa!
-
Dramatis! Swiss Singkirkan Prancis dari Euro 2020 Lewat Adu Penalti
-
Tak Minder usai Blunder, Unai Simon Disanjung Luis Enrique
-
Jadi Pahlawan Kemenangan Swiss, Yann Sommer Ungkap Kelemahan Prancis
-
EURO 2020: Xhaka Cemerlang Lawan Perancis, Arsenal Pertimbangkan Perpanjang Kontrak?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris