Suara.com - Kesebelasan Semen Padang FC meminta kepastian jadwal bergulirnya kompetisi Liga 2 2021 setelah adanya penundaan yang diumumkan PSSI dan PT LIB selaku operator liga.
Manajer Semen Padang FC Effendi Syahputra di Padang, Rabu (30/6/2021), mengatakan timnya tentu harus ikut aturan yang dibuat oleh PSSI namun dirinya berharap agar jadwal terbaru pascapenundaan segera ditetapkan.
"Mau tidak mau, suka tidak suka ya mesti kita terima dan kita laksanakan, kita hanya berharap Liga 2 dapat segera berlanjut kembali," kata dia seperti dimuat Antara.
Apalagi sejauh ini tim telah mempersiapkan banyak hal untuk menghadapi Liga 2 yang rencananya dilaksanakan dua pekan setelah kick off Liga 1 pada tanggal 9 Juli 2021.
Menurut dia penundaan ini akan berpengaruh terhadap program latihan yang diberikan oleh pelatih.
Meski ditunda, lanjutnya tim akan terus melanjutkan program latihan yang sudah berjalan.
"Persiapan tim kita sudah mulai matang, akibat penundaan tentu program latihan agak sedikit berubah, namun untuk sementara ini kita akan tetap latihan," kata dia.
Sebelumnya PSSI mengumumkan penundaan Liga1 dan Liga 2 setelah menerima surat dari Satgas COVID-19 pada Senin (28/6) yang ditandatangani oleh Ketua Satgas COVID-19, Ganip Warsito.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan PSSI memahami dan memaklumi situasi pandemi yang lagi naik atau tinggi di Indonesia. Satgas COVID-19 meminta PSSI dan PT LIB untuk menunda kompetisi Liga 1 2021-2022.
Baca Juga: Liga 2 2021 Ditunda, Ini Respon Manajer Semen Padang FC
PSSI mengumumkan secara resmi menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021-2022 hingga akhir Juli mendatang. Penundaan dilakukan akibat kasus positif saat pandemi COVID-19 terus meningkat.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Kondisi Terkini Pemain Persikad Depok usai Gegar Otak di Lapangan
-
BRI Super League: Persebaya Menang Tipis, Isyaratkan Target Tiap Laga
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat