Suara.com - PSSI meminta penyerang Persib Bandung Ezra Walian untuk terus meningkatkan performa jika ingin memperkuat tim nasional Indonesia.
"Ezra sudah memiliki 'skill' yang baik. Namun, mudah-mudahan ke depan dia bisa meningkatkan level permainannya. Setelah itu kita lihat, apakah pelatih Shin Tae-yong akan memanggil dia ke tim nasional," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi di saluran Youtube PSSI TV, dikutip Antara, Kamis (1/7/2021).
Yunus menyebut bahwa PSSI akan menyiapkan tim nasional yang tangguh untuk beberapa turnamen internasional seperti SEA Games 2021 dan Piala AFF 2021.
Oleh karena itu, Shin disebutnya hanya akan memilih pemain-pemain berkualitas tinggi. Dengan demikian, bukan cuma Ezra, setiap pemain Indonesia pun diminta untuk bersiap meski liga belum juga bergulir karena pandemi COVID-19.
Terkait Ezra, PSSI memberikan perhatian khusus lantaran pesepak bola naturalisasi dari Belanda tersebut sempat dilarang memperkuat timnas Indonesia pada ajang AFC/FIFA meski sudah menjadi WNI sejak tahun 2017.
Pesepak bola berusia 23 tahun itu terganjal persoalan alih status dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI.
Akan tetapi, permasalahan tersebut selesai pada pertengahan Juni 2021 setelah FIFA memberikan izin Ezra kembali merumput bersama timnas Indonesia di laga maupun turnamen AFC maupun FIFA.
"Kasus Ezra akan menjadi evaluasi bagi kami," kata Yunus Nusi.
Timnas Indonesia sendiri belum beraktivitas kembali sejak menuntaskan pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Uni Emirat Arab pada Juni 2021.
Baca Juga: PSMS Berharap PSSI Terbitkan Kebijakan Gaji Pemain
Pemusatan latihan (TC) untuk sementara belum dapat dilaksanakan karena kasus positif COVID-19 terus meninggi di Indonesia.
Pelatih kepala Shin Tae-yong dan jajarannya yang berkewarganegaraan Korea Selatan juga kembali ke kampung halaman mereka.
Terdekat, timnas Indonesia akan mengikuti babak 'play-off' Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 7 September dan 12 Oktober 2021 melawan Taiwan.
Setelah itu, skuad Garuda akan melangkah ke SEA Games 2021 dan Piala AFF.
Berita Terkait
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia
-
Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta
-
Peluang Emil Audero Gabung Juventus Semakin Tipis, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!