Suara.com - Bek tim nasional Italia, Leonardo Bonucci, menyebut bahwa final Euro 2020 yang mempertemukan negaranya dengan Inggris layaknya pertarungan tua muda.
Duel Italia vs Inggris di final Euro 2020 akan berlangsung di Stadion Wembley, London. Pertandingan dijadwalkan kick-off pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Bonucci menganggap laga ini akan jadi pertarungan tua muda merujuk pada kondisi yang akan dia hadapi bersama tandemnya di lini belakang, Giorgio Chiellini.
Bonucci dan Chiellini yang sama-sama membela Juventus saat ini sudah berkepala tiga. Sementara lini serang Inggris yang mereka hadapi diisi barisan muda berkecepatan tinggi.
Bonucci kini berusia 34 tahun dan Chiellini 36 tahun akan menghadapi sederet pemain yang lebih muda dan bugar di lini depan Inggris seperti Bukayo Saka yang masih berusia 19 tahun, Jadon Sancho (21), Jack Grealish (25) dan Raheem Sterling (26).
"Ini pertarungan tua muda," kata Bonucci dalam jumpa pers yang dilansir Antara dari Reuters, Sabtu (10/7/2021).
"Mereka punya penyerang-penyerang kuat dan kami harus mengawal mereka juga rekan-rekannya.
"Kami tahu mereka bisa merepotkan dan kami harus berhati-hati dengan kecepatan mereka," ujarnya menambahkan.
Kendati demikian, Bonucci menyebut kedekatan ia dengan tandemnya Chiellini yang sama-sama membela Juventus akan menjadi nilai tambah lain bagi lini belakang Italia.
Baca Juga: Diminta Jadi Lagu Pembuka Final Euro 2020, Simak 5 Fakta Menarik Lagu Butter BTS
"Kami selesai membela timnas pada 12 Juli dan bertemu lagi pada 14 Juli untuk berlibur bersama. Itu berbicara banyak soal hubungan kami di dalam dan luar lapangan," ujar Bonucci.
Selain menyoroti bahaya lini depan Inggris, Bonucci tidak sungkan memuji pertahanan The Three Lions yang cuma kebobolan satu gol saja dalam perjalanan menuju final.
"Inggris punya pertahanan super, saya sudah bilang ini sejak fase kualifikasi. Lini tengah mereka mantap dan di belakangnya ada Harry Maguire dan John Stones yang menjalani musim hebat di Manchester United dan City," katanya.
"Kami harus cermat dalam bertahan dan tajam dalam menyerang," tutup Bonucci.
Ini bakal jadi final ketiga Italia dalam 21 tahun terakhir, tetapi Gli Azzurri sudah lama tak jadi juara setelah 1968.
Berita Terkait
-
Final Euro 2020: Siswa di Inggris Boleh Begadang, Sekolah Masuk Siang
-
Gagal di Euro 2020, Roberto Martinez Tetap Latih Belgia
-
Bjorn Kuipers, Wasit Belanda Pertama Pimpin Laga Final Euro
-
Didier Deschamps Tetap Latih Timnas Prancis di Piala Dunia 2022
-
Transfer Manuel Locatelli ke Juventus Rampung Pekan Depan?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar