Suara.com - Penyanyi lagu "Three Lions" Frank Skinner mengungkapkan bahwa UEFA menolak rencana dia dan David Baddiel menyanyikan lagi populer mereka itu sebelum kickoff pertandingan final Euro 2020 antara Inggris dan Italia di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari nanti.
Lagu hit yang dirilis pada 1996 itu menggema kembali belakangan tahun ini menyusul meningkatnya penampilan timnas Inggris sampai menaiki tangga lagi setelah para suporter Inggris menyanyikan lirik-liriknya ketiak skuad Gareth Southgate menembus semifinal Piala Dunia 2018.
Bait lagu "Football's Coming Home" yang menarik itu sudah menjadi lagu de facto untuk suporter Inggris. Skinner mengaku disarankan tampil di Wembley sebelum kickoff laga final itu.
"UEFA menyebut lagu itu terlalu partisan dan tidak adil untuk Italia," kata Skinner seperti dikutip Sky Sports dalam acara bincang-bincang 'The Last Leg'.
"Pada pertandingan pembuka antara Italia melawan Turki, (penyanyi opera Italia) Andrea Bocelli menyanyikan 'Nessun Dorma' sebelum laga itu."
Badan sepak bola Eropa UEFA mengaku sudah menerima permintaan itu Jumat tetapi menolak karena program untuk upacara penutupan sudah dituntaskan.
"Tak ada unsur tambahan yang bisa dimasukkan pada tahap ini karena jadwal hitung mundur yang sangat ketat dan kompleksitas operasional menjelang kickoff," kata juru bicara UEFA kepada Reuters melalui email.
"Lagu 'Three Lions'... adalah lagu penggemar yang dipilih oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris, dan akan dimainkan selama pemanasan para pemain seperti yang terjadi pada laga-laga Inggris sebelumnya." (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro, Marco Motta Yakin Gli Azzurri Juara
-
Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro 2020, Sandi Sute Jagokan Tiga Singa
-
Pangeran William Diminta Ajak Pangeran George Nonton Final Euro 2020, Apa Alasannya?
-
Pemerintah Inggris Larang Suporter Italia Dukung Negaranya di Final EURO 2020
-
Ini Dia Wasit Asal Belanda yang Akan Pimpin Final Euro 2020
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions