Suara.com - Cerita unik dibagikan oleh putra dari Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, Andrea. Dia harus menyaksikan final Euro 2020 antara Gli Azzuri kontra Inggris di tangga.
Hal itu terjadi lantaran kursinya sudah ditempati orang lain, menyusul banyaknya pendukung Inggris yang menjebol pengamanan Stadion Wembley.
Andrea yang berharap bisa duduk nyaman dalam pendukung Timnas Italia, terpaksa mengalah oleh penonton tanpa tiket yang tak bertanggung jawab.
Beruntung usai jeda babak pertama, ada kursi kosong yang bisa di tempatinya sehingga bisa nyaman memberikan dukungan kepada Giorgio Chiellini dan kawan-kawan.
"Ada kekacauan dengan fans tanpa tiket dan kursi saya telah diambil. Jadi saya harus menonton babak pertama dengan duduk di tangga stadion,” klaim Andrea Mancini dikutip dari Football-Italia, Selasa (13/7/2021).
“Saya menemukan tempat lain di babak kedua. Mungkin itu membawa keberuntungan," jelas Andrea.
Lebih lanjut, Andrea mengaku belum berbicara dengan ayahnya lagi usai Italia jadi juara. Namun, sebelum itu ia sempat memberikan semangat.
Italia berhasil menjadi kampiun Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris dalam laga final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, pada Senin (12/7/2021).
“Ini merupakan perjalanan panjang, Italia mendominasi hampir setiap pertandingan selama Euro,” lanjutnya.
Baca Juga: Rashford Minta Maaf Soal Gagal Penalti, tetapi Tidak pada Rasisme
“Saya belum bertemu dengannya, saya berbicara dengannya kemarin dan dia sangat senang. Dia telah menciptakan tim yang luar biasa."
“Sebelum turnamen, saudara-saudara saya dan saya menghadiahkannya sepatu, saya mengatakan kepadanya bahwa itu akan membawa keberuntungan. Dia menyimpannya di kopernya."
"Tiga tahun lalu, dia adalah satu-satunya yang percaya Italia bisa mencapai hasil ini," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Selebrasi Italia Juara Euro 2020 Makan Korban, Satu Tewas dan Belasan Luka-luka
-
Duh! Pemain Timnas Italia Terciduk Merokok usai Juara Euro 2020
-
Chiellini Dedikasikan Trofi Euro 2020 untuk Mendiang Davide Astori
-
Bencana Penalti Inggris, Keane Heran Southgate Pilih Saka Ketimbang Sterling
-
Nasib Malang Eder Sang Pembawa Piala di Final Euro 2020, Dulu Pahlawan Kini Dibuang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan