Suara.com - Penjaga gawang Rui Patricio menjadi pembelian pertama AS Roma di era kepelatihan Jose Mourinho, sebagaimana diumumkan klub Italia itu pada Rabu (14/7/2021) dini hari WIB.
Lewat laman resminya, Roma menyatakan kiper tim nasional Portugal itu dibeli dengan harga transfer sebesar 11,5 juta euro atau setara dengan Rp 196,9 miliar dari Wolverhampton, disertai sejumlah klausul nilai tambahan berdasar performa dan capaian klub maupun Patricio.
Kiper berusia 33 tahun itu diikat kontrak berdurasi tiga tahun yang akan membuatnya berada di ibu kota Italia hingga 30 Juni 2024.
"Roma klub besar dan sebuah tantangan baru, saya tidak sabar untuk mencoba membantu klub mencapai target," kata Patricio.
"Membicarakan Jose Mourinho adalah membicarakan salah seorang pelatih terbaik di dunia dan saya tidak sabar untuk bekerja dengannya dan melakukan segalanya untuk membantu tim," ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
-
Potret Jose Mourinho Terciduk Riding Pakai Vespa, Kok Gak Pakai Helm?
-
AS Roma Resmi Pinjamkan Cengiz Under ke Marseille
-
Mulai Aktif Bekerja untuk AS Roma, Mourinho Update Kondisi Leonardo Spinazzola
-
Selangkah Lagi AS Roma Dapatkan Rui Patricio dari Wolverhampton
-
Mourinho Banyak Mau, Tak Cuma Bintang Arsenal, AS Roma Diminta Beli Kiper Portugal Ini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi