Suara.com - Internet ternyata mampu melahirkan sebuah klub sepak bola. Hashtag United ialah klub semi-profesional yang lahir dan dibesarkan oleh dunia maya.
Awalnya, klub sepak bola ini dibentuk oleh seorang YouTuber asal Inggris bernama Spencer Owen untuk membuat konten.
Namun, ternyata konten-konten di platform video itu mendapatkan sambutan hangat dari publik. Bahkan, sejumlah media sosial mereka mulai mendapatkan banyak pengikut.
Lalu, bagaimana sejarah terbentuknya Hashtag United dan sejarah-sejarah yang melingkupinya? Berikut disajikan sejumlah fakta-fakta menarik tentang klub yang lahir dari internet ini.
Sejarah Hashtag United
Hashtag United FC dibentuk pada Maret 2016 oleh Spencer Owen Carmichael-Brown, seorang pesepak bola yang terkenal di YouTube.
Carmichael-Brown yang terkenal dengan nama Spencer Owen ini mulai aktif mengembangkan kanal YouTube-nya pada 2013.
Saat itu, ia berstatus sebagai mahasiswa di University of Reading. Ketika itu pula, tim Hashtag United banyak diperkuat teman-temannya yang berasal dari sekolah maupun perguruan tinggi.
Awalnya, mereka menggelar pertandingan-pertandingan persahabatan dan direkam untuk diunggah di kanal YouTube.
Baca Juga: Clubhouse Diduga Kena Retas, 3,8 Miliar Data Nomor Telepon Dijual di Internet
Ternyata, cuplikan video-video tersebut ditonton oleh banyak orang. Bahkan, sebuah video tantangan penalti pernah ditonton lebih dari satu juta kali.
Dari sinilah, anggota tim Hashtag United mulai serius untuk mengembangkan klub sepak bola yang awalnya dibentuk hanya untuk bersenang-senang ini.
Pada September 2016, akun Instagram tim ini sudah memiliki lebih dari 100 ribu pengikut. Sementara akun Twitter-nya sudah diikuti 41 ribu orang.
Namun, saat ini, akun Instagram Hashtag United, yakni @hashtagutd, telah diikuti sebanyak 482 ribu orang. Sedangkan di platform media sosial Twitter, mereka mmiliki 220 ribu pengikut.
Adapun kanal YouTube Hashtag United sampai saat ini sudah menjaring sebanyak 564 ribu subscriber.
Berita Terkait
-
DeepTalk: Setelah Putusan MK, Harga Paket Kuota Internet Bakal Naik
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Teknologi Masif, Bagaimana Radio Jadi Wadah Aspirasi dan Apresiasi HUT RI?
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Kenapa Kuota Rollover Lebih Mahal? ATSI Ungkap Alasan di Balik Penyesuaian Tarif
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup
-
Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus
-
Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir
-
AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami
-
Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut
-
Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF
-
Kronologis Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi karena Narkoba