Suara.com - Persiraja Banda Aceh telah resmi berulang tahun yang ke-64 pada 28 Juli 2021. Tidak ada perayaan apapun yang dilakukan oleh manajemen tim untuk memperingati hari jadinya tim kebanggaan masyarakat Aceh itu.
Manajemen Laskar Rencong --julukan Persiraja-- sengaja tidak merayakannya. Ini sebagai bentuk menghormati adanya aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan pemerintah untuk menekan laju penyebaran COVID-19.
Sekretaris Persiraja, Rahmat Djailani menerangkan pihaknya hanya merayakan hari jadi klub melalui media sosial. Meski demikian, menurut Rahmat, hal itu tidak mengurangi rasa syukur Persiraja selama ini.
"Karena masih dalam masa pandemi, kita hormati PPKM. Nggak ada perayaan apa-apa (di ulang tahun ke-64)," kata Rahmat Djailani dalam keterangan resmi klub, Jumat (30/7/2021).
"Kami semua berdoa di rumah masing-masing, berharap yang terbaik untuk sepak bola Indonesia dan pandemi segera berakhir," ia menambahkan.
Persiraja didirikan pada 28 Juli 1957. Persiraja adalah salah satu tim perserikatan yang masih eksis di sepak bola Indonesia hingga saat ini.
Prestasi terbaik Persiraja di sepak bola Indonesia sejauh ini adalah menjadi juara Piala Perserikatan 1980 dengan menghentikan perlawanan Persipura di partai final dengan skor 3-1.
Sementara itu, belum diketahui kapan Liga 1 2021/2022 akan digulirkan meski PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menjadwalkannya pada akhir Agustus mendatang.
Saat ini PT LIB tengah berusaha keras berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar Liga 1 2021/2022 bisa berjalan sesuai rencana. Salah satunya dengan mendapat rekomendasi dari BNPB.
Baca Juga: Berebut Manuel Locatelli dengan Juventus, Arsenal Harus Siap Gigit Jari
Berita Terkait
-
Persiraja Banda Aceh Kembali Gagal Menang di Kandang, Pelatih Minta Maaf
-
Kebobrokan Liga 2 Bikin Andik Vermansyah Geram, PT LIB Lempar Bola ke Komdis PSSI
-
Siapa Andik Vermansyah yang Marah-marah di Medsos? Dulu Andalan Timnas Indonesia Kini Terdampar di Liga 2
-
Andik Vermansyah Ngamuk Colek Erick Thohir: Main Bola Kayak Jadi Wayang, Liga Bobrok!
-
Gara-gara Laga Internasional, PSSI Disanksi AFC Denda Ribuan Dollar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo
-
Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram
-
Menikmati Perjalanan: Alasan Aku Berhenti Mengarungi Kemacetan Sendirian
-
Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta