Suara.com - Mantan striker Inter Diego Milito percaya Juventus akan menjadi lawan yang sangat tangguh di bawah asuhan Maximiliano Allegri, dan AS Roma besutan Jose Mourinho akan menjadi tim yang sulit ditaklukkan.
Musim lalu, di bawah asuhan Antonio Conte, Nerazzurri mengklaim Scudetto pertama mereka sejak gelar treble yang dipersembahkan Jose Mourinho pada 2009-10.
Kini, Inter tidak lagi ditukangi Conte, melainkan pelatih anyar Simone Inzaghi. Sementara Allegri menggantikan Andrea Pirlo di Juventus.
Allegri adalah pelatih yang pernah mengantar Juventus merebut lima scudetto berturut-turut di musim 2014/15 hingga 2018/19.
"Untuk Inter, Juve akan menjadi rival yang sangat tangguh," kata Milito kepada Sportweek, Sabtu (7/8/2021).
"Terlebih lagi dengan kembalinya Allegri," sambungnya.
Sementara eks pelatih Milito di Inter Milan, Mourinho, menggantikan Paulo Fonseca di Olimpico menjelang musim baru.
Pernah menjadi andalan Mourinho di Inter, Milito yakin pelatih asal Portugal itu akan menjadikan AS Roma sebagai tim yang sangat berbahaya.
"Jose Mourinho adalah pelatih yang cocok untuk tempat seperti ini (Serie A)," ujar Milito.
Baca Juga: James Rodriguez: Jika Messi Main Bareng Ronaldo di Juventus, Serie A Bakal 'Meledak'
"Dia adalah pelatih yang menuntut, mengagungkan. Dia juga spesial untuk ini."
"Saya tidak ragu bahwa AS Roma akan menjadi tim berbahaya. Dia menyukai tantangan ini."
"Roma besutan Mourinho akan sulit, tangguh, sulit dihadapi, apalagi dikalahkan oleh siapa pun. Fans Roma mengenal Jose dengan baik. Menang tidak mudah, tetapi saya ulangi: Roma asuhan Mou akan berada dalam citra dan rupa pelatih mereka."
"Dia kembali ke Italia untuk membuktikan bahwa dia masih istimewa. Dan dia akan berhasil."
"Di atas segalanya, seorang pelatih harus memiliki kekuatan untuk mengelola kelompok pemain, pada kenyataannya, untuk mengeluarkan yang terbaik dari semua orang."
"Mourinho memiliki kekuatannya. Itu alasan yang membuatnya menjadi pelatih istimewa. Dia memahami momen psikologis pemain dan tahu kapan harus memeluk Anda dan kapan harus memarahi Anda."
Tag
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
-
Aksi Berkelas Jay Idzes Jadi Pelerai Saat Keributan Panas Pecah di Laga Genoa vs Sassuolo
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah