Suara.com - Timnas putri Kanada berhasil meraih emas Olimpiade Tokyo 2020. Di balik keberhasilan itu, ada sumbangsih dari seorang atlet transgender bernama Quinn.
Quinn menahbiskan dirinya sebagai atlet transgender pertama yang meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020 setelah Kanada menang atas Swedia lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Sejatinya, ini bukan kali pertama Quinn meraih medali Olimpiade. Pada 2016 lalu, ia mampu meraih medali perunggu bersama Kanada. Namun saat itu, belum ada yang tahu bahwa dirinya seorang transgender.
“Kali pertama seorang transgender bertanding di Olimpiade. Saya tak tahu bagaimana rasanya. Saya hanya bangga melihat ‘Quinn’ di Line Up dan akreditasi saya,” ujar pernyataan Quinn di media sosial yang dilansir dari ESPN.
“Saya sedih mengetahui ada atlet Olimpiade yang tak bisa hidup dengan kenyataannya di dunia. Saya merasa optimis untuk perubahan. Perubahan dalam hal legislatif, peraturan, struktur dan mindset.''
“Saya sadar akan kenyataan. Transgender dilarang dari olahraga, transgender menghadapi diskriminasi serta bias saat mengejar mimpi mereka di Olimpiade. Perjuangan belum berakhir sepenuhnya dan saya akan merayakannya saat semuanya di sini,” pungkasnya.
Sejatinya, atlet transgender sendiri telah diperbolehkan beraksi sejak Olimpiade 2004 di Athena. Pada 2015, ada perubahan yang diberlakukan Komite Olimpiade Internasional (IOC) sehingga atlet yang berpindah dari pria ke wanita bisa berpartisipasi tanpa mengubah alat reproduksi.
Di Olimpiade Tokyo 2020 ini, Quinn bukanlah satu-satunya transgender yang berpartisipasi. Di cabang olahraga angkat besi, ada nama Laurel Hubbard.
Laurel Hubbard bertanding di nomor 87+ kg di mana ia bertanding melawan salah satu lifter Tanah Air, Nurul Akmal, di grup A.
Baca Juga: Brasil Raih Emas Sepak Bola Putra di Olimpiade Tokyo
Bedanya, Quinn mampu meraih medali emas sedangkan Hubbard urung meraih medali di cabang olahraga yang ia ikuti.
Profil Quinn
Quinn yang kerap dipanggil Quinny, lahir di Toronto, Kanada pada 11 Agustus 1995 atau saat artikel ini dibuat, usianya baru 25 tahun.
Quinn lahir di tengah keluarga yang akrab dengan olahraga. Sang ayah, Bill, merupakan pemain Rugby sedangkan sang ibu, Linda, seorang pemain basket.
Quinn pertama kali menekuni sepak bola saat usianya lima tahun. Saat usianya menginjak 14 tahun, ia mulai bermain di level nasional dengan masuk ke dalam program pemain muda.
Tak diketahui kapan tepatnya Quinn menjadi seorang transgender, namun kariernya di lapangan hijau di mulai pada 2013 di mana ia bermain untuk Duke Blue Devils hingga 2018.
Berita Terkait
-
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
-
Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar
-
Inspiratif! Bagaimana Tiga Pelajar SD Ini Raih Nilai Sempurna di Olimpiade Matematika Nasional?
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!