Suara.com - Kedatangan Lionel Messi ke Paris disambut oleh ribuan massa pendukung Paris Saint-Germain. Namun di tengah-tengah lautan manusia tersebut, terlihat seseorang turut berpartisipasi dengan jersey Barcelona.
Pemandangan menarik tercipta kala Lionel Messi tiba di Paris di mana lautan manusia terhampar di setiap tempat yang disinggahi oleh sang mega bintang.
Messi tiba ke Paris pada 10 Agustus kemarin untuk meresmikan kepindahannya ke PSG setelah kontraknya habis bersama Barcelona.
Selain kontraknya yang habis, kegagalan Barcelona melego beberapa pemainnya juga menjadi penyebab Messi hengkang.
Pasalnya, beberapa pemain yang gagal dilego itu menjadi beban gaji Barcelona yang nyatanya telah melebihi ketetapan La Liga. Hal tersebut membuat Blaugrana gagal menjalin kesepakatan dengan Lionel Messi yang bersedia memangkas gajinya sebesar 50 persen.
Kegagalan tersebut membuat Messi pun bebas hengkang ke klub manapun. Singkat kata, PSG berhasil mendapatkan tanda tangannya.
Setelah kabar bergabungnya Messi, para pendukung PSG pun lantas menunggu kedatangannya di bandara untuk menyambutnya.
Sambutan itu pun berbuah hasil pada 10 Agustus lalu saat Messi tiba di Bandara Bouquet, Paris. Lautan manusia terlihat di dekat bandara menyambutnya.
Uniknya, ada satu orang di tengah lautan manusia itu menggunakan jersey Barcelona. Belum diketahui apakah ia pendukung PSG atau Blaugrana.
Baca Juga: Sergio Ramos Cedera, Lionel Messi Tak Sabar Awali Debut dengan PSG
Andai kata sosok itu merupakan pendukung Barcelona, maka bisa diketahui bahwa para pendukung Blaugrana belum sepenuhnya Move On dari sosok Messi.
Ketidakrelaan Pendukung Barcelona
Kepergian Messi dari Barcelona di musim panas ini tak sepenuhnya bisa diterima pendukung Blaugrana dari berbagai belahan dunia.
Bahkan, sesaat setelah Barcelona mengumumkan bahwa pihaknya bercerai dengan Messi, para pendukung klub yang juga berjuluk Los Cules tersebut mendatangi Camp Nou.
Dikutip dari Sportbible, pendukung Barcelona nampak menangis di depan gerbang Camp Nou meratapi kabar kepergian Messi.
Selain itu, setelah Messi melakukan konferensi pers di Barcelona, para pendukungnya nampak memadati area rumah pemain berjuluk La Pulga tersebut.
Ketidakrelaan ini sendiri berasal dari fakta bahwa Messi menghabiskan hidupnya di Catalan. Diketahui, La Pulga bergabung Barcelona sejak usia 13 tahun.
Sejak saat itu, ia menimba ilmu dan menjadi bintang serta ikon Barcelona hingga usianya menginjak 34 tahun.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Berita Terkait
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Cristiano Ronaldo Jadi Pemilik Almeria, Lionel Messi Lebih Dulu Beli Saham Klub Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League