Suara.com - Marcello Lippi yakin tugas kedua Massimiliano Allegri di Juventus akan berakhir dengan sukses besar, dan kuncinya adalah kepiawaian pelatih 54 tahun itu dalam meramu lini depan yang akan membuat Cristiano Ronaldo lebih produktif.
Sebagaimana diketahui, Scudetto beruntun Juventus terhenti setelah sembilan tahun dan petinggi klub memutuskan untuk membawa kembali Massimiliano Allegri jelang musim 2021-22.
Lippi berpikir Bianconeri melakukannya dengan baik untuk mencoba jalan baru, dan berharap Allegri dapat mengembalikan permainan terbaik Juventus.
“Sup yang dipanaskan akan menjadi lebih lezat. Di level ini, berhenti setelah siklus panjang itu bagus," kata Lippi kepada la Gazzetta dello Sport.
"Anda santai, Anda mempelajari taktik dan pelatih baru, maka Anda memperkaya pengetahuan. Tim ini kuat dan Allegri mengetahui semua itu dengan baik. Juventus baru saja mengalami dua musim yang sulit."
“Juventus mencoba jalur baru, dengan pelatih yang tidak terlalu berpengalaman tetapi bijaksana dan siap. Itu benar untuk mencoba."
"Tapi mereka tidak berhasil dan sekarang mereka memutuskan untuk kembali menang: tidak ada orang yang bisa memainkan peran ini lebih baik dari Allegri.”
Dalam kesempatan tersebut Lippi juga mengungkapkan kelemahan Juventus dalam dua musim terakhir. Di antaranya adalah tidak adanya duet yang bagus untuk Cristiano Ronaldo di lini depan.
“Dengar, saya juga kembali ke Juve setelah dua tahun dan memenangkan dua Scudetto, ditambah lagi bermain di Final Liga Champions,” ujar Lippi.
Baca Juga: Inter Milan Siapkan Rp202 Miliar untuk Denzel Dumfries, PSV Eindhoven Minta Tambah
“Saya selalu berpikir bahwa Ronaldo adalah pencetak gol terbaik di dunia. Dia tidak menciptakannya, tetapi dia menyelesaikannya."
“Sangat penting bahwa tim menawarkan banyak hal kepadanya. Dia tidak pernah menjadi penyerang tengah sejati, dia selalu membutuhkan No. 9 seperti [Karim] Benzema di sampingnya, tetapi Juve tidak memiliki No. 9."
“Saya membayangkan Allegri akan membuatnya bermain dengan dua striker lain, dalam sistem tumpang tindih dan perubahan posisi yang akan merepotkan pertahanan lawan.”
Berita Terkait
-
Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Skandal Prostitusi Serie A: Bintang Juventus, Inter hingga Milan Terseret!
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung
-
Kesulitan di Klub, Mees Hilgers Masih Layak Dipanggil Timnas Indonesia?
-
85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo
-
Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG