Entertainment / Gosip
Minggu, 14 Juni 2026 | 21:36 WIB
Fadi Alaydrus mengaku menjagokan Portugal di Piala Dunia 2026. Namun secara realitas, dia melihat Prancis punya peluang lebih besar. (Instagram/@fadialaydrus)
Baca 10 detik
  • Aktor Fadi Alaydrus mendukung Portugal di Piala Dunia 2026 demi mendukung idola pribadinya, yakni Cristiano Ronaldo.
  • Fadi Alaydrus memprediksi Prancis menjadi kandidat juara Piala Dunia 2026 karena kualitas lini depan yang sangat mumpuni.
  • Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada 11 Juni 2026 dengan melibatkan 48 negara peserta di berbagai lokasi pertandingan.

Suara.com - Piala Dunia 2026 baru saja bergulir, tetapi aktor Fadi Alaydrus sudah memiliki dua pilihan berbeda soal tim favorit dan kandidat juara. 

Meski mengaku mendukung Portugal karena sosok sanv idola, Cristiano Ronaldo Fadi justru memprediksi Prancis menjadi tim yang paling berpeluang mengangkat trofi.

Saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026), pemeran serial Samuel itu mengaku mengikuti gelaran sepak bola terbesar di dunia tersebut sejak awal.

"Saya dari kecil itu menyukai tim bola Real Madrid, jadi kalau orang-orang ada dua pemainnya, kan ada Messi, ada Ronaldo, jadi kalau saya sih Ronaldo. Jadi otomatis dukung Portugal," kata Fadi Alaydrus.

Meski begitu, ketika ditanya soal calon juara, jawabannya berbeda.

"Kalau menurut saya yang bakal menang siapa, kemungkinan besar Prancis. Prancis kalau enggak Belanda," ujarnya.

Fadi mengakui prediksi tersebut lebih didasarkan pada insting. Namun, ia juga menyoroti kualitas skuad Prancis, khususnya lini depan yang menurutnya sangat menjanjikan.

"Saya lebih berpikir logika kali ya. Karena Prancis saya lihat Mbappe kemarin di Real Madrid. Mungkin karena ego kali ya, pengin mendapatkan piala personal," imbuh Fadi.

"Dan ketika di Prancis, empat striker mereka ini bagus-bagus. Jadi Mbappe yang saya lihat kalau di Prancis ini dia bagus."

Baca Juga: Bawa Napas Baru Teen Romance, Serial Samuel Siap Penuhi Ekspektasi 21 Juta Pembaca

Meski menjagokan Prancis, hati Fadi tetap berada di kubu Portugal. Alasannya sederhana, yakni sosok Ronaldo.

"Portugal sebenarnya lebih ke ini sih, pengin Ronaldo menang jadi perdebatan Messi-Ronaldo itu enggak habis-habis. Sampai nanti saya punya anak, saya punya cucu juga masih berdebat," katanya sambil tertawa.

Piala Dunia juga menyimpan kenangan tersendiri bagi Fadi. Ia mengingat turnamen 2014 di Brasil sebagai edisi yang paling membekas dalam ingatannya.

"2014 itu saya masih 10 tahun. Kebetulan lagi bulan puasa juga. Jadi habis sahur bisa nonton bola, habis subuh masih bisa nonton. Dan itu lumayan terkenang sih," ujarnya.

Saat itu, Fadi mendukung Brasil sebagai tuan rumah. Namun, ia harus menyaksikan tim favoritnya kalah telak 1-7 dari Jerman pada semifinal.

Kini, antusiasmenya terhadap sepak bola masih sama besar. Bahkan, ia sempat memiliki keinginan untuk menyaksikan langsung Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

"Sempat kepikiran beli tiket, cuma enggak bisa jadi ya sudah deh," kata Fadi.

Piala Dunia 2026 sendiri menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta, meningkat dari sebelumnya 32 tim.

Turnamen tersebut resmi dimulai pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat dan akan berlangsung hingga Juli mendatang dengan total 104 pertandingan.

Load More