Suara.com - Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam terancam belum bisa diturunkan pada gelaran Liga 1 2021 yang akan digelar 27 Agustus mendatang karena masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi pascacedera.
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert, dikutip dari laman resmi klub, Jumat (13/8/2021), mengungkapkan Teja masih perlu waktu untuk memulihkan kondisinya usai menjalani operasi tulang hidung.
"Teja setelah mengalami cedera parah kini sudah mulai kembali. Pelatih kiper, Luiz (Passos) juga terus bekerja supaya dia bisa merasa nyaman lagi dan menghilangkan trauma setelah mengalami cedera di kepala. Tapi, kami tahu kapasitas Teja," kata Robert.
Terlebih, penjaga gawang asal Padang itu perlu menghilangkan traumanya, bukan hanya soal fisik.
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu tak terlalu risau, dan percaya bahwa situasi tersebut tak terlalu mengganggu persiapan Pangeran Biru menatap kompetisi.
Selain itu, Robert mengatakan timnya memiliki beberapa pilihan kiper untuk dimainkan di Liga 1 2021/2022 mendatang, di antaranya Muhammad Natshir, I Made Wirawan dan Aqil Savik.
"Kami punya banyak kiper bagus dan bersaing di posisi itu. Ada Natshir, Aqil dan Made. Jadi, sepertinya ketika liga dimulai, kami akan fokus pada Natshir dan Aqil, atau Made," ujar Robert.
Sebelumnya, Teja mengakui kondisinya sudah mulai membaik, meski belum 100 persen, dan siap mengarungi kompetisi Liga 1 2021.
Teja sempat naik ke meja operasi akibat cedera patah tulang hidung yang dialaminya karena bertubrukan dengan Ardi Idrus pada sesi gim internal di Lapangan Inspire Arena Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (19/6/2021) lalu.
Baca Juga: Terlalu Dini Bagi Lionel Messi Lakoni Debut di PSG, Begini Alasan Pochettino
"Alhamdulillah, cedera sih mulai membaik. Tapi belum seratus persen karena masih takut kalau disenggol. Tapi Insya Allah, dalam beberapa minggu bisa jauh lebih baik," ungkap Teja seperti dimuat Antara.
Teja pun berencana mengenakan topeng pelindung saat bermain di kompetisi nanti untuk mencegah benturan, sekaligus membuatnya merasa lebih nyaman.
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengumumkan secara resmi bahwa kompetisi sepak bola Liga 1 bergulir pada 27 Agustus atau mundur satu pekan dari yang dijadwalkan sebelumnya, yakni 20 Agustus.
Penetapan tanggal tersebut sesuai hasil rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya PSSI, PT LIB, Polri dan BNPB/Satgas Penanganan COVID-19.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pulih dari Cedera, Marc Klok Siap Tampil saat Persib Bandung Hadapi Madura United
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
AFC Umumkan Jatah Klub Super League Indonesia di Kompetisi Asia Bertambah Mulai Musim 2027/2028
-
Dion Markx Debut Bersama Persib saat Kalahkan Persita, Ini Kata Bojan Hodak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan