Suara.com - Playmaker Persebaya Surabaya asal Jepang, Taisei Marukawa coba membandingkan sepakbola Indonesia dengan Eropa. Sebelum gabung Persebaya pada Mei lalu, Marukawa sebelumnya memang sempat merumput di Malta dan juga Latvia.
Marukawa sendiri mengaku saat ini masih terus mempelajari karakter permainan sepakbola Indonesia.
Namun dari impresi pertama yang ia dapat, gelandang serang berusia 24 tahun itu menilai jika permainan sepakbola di Indonesia sangat tangguh dan memiliki karakter pemain yang larinya cepat, bahkan melebihi Eropa.
"Pemain-pemain Indonesia yang saya lihat sangat tangguh dan larinya cepat-cepat. Bahkan lebih cepat dari Eropa saya kira. Sepakbolanya juga keras," kata Marukawa seperti dimuat BeritaJatim --jaringan Suara.com, Kamis (19/8/2021).
"Dan saya sendiri memang masih harus terus belajar, salah satunya adalah beradaptasi dengan cuaca di sini dan butuh kombinasi dengan pemain-pemain yang lain," sambung pemilik nomor 10 Persebaya itu.
Mantan pemain Valletta FC dan Noah Jurmala itu juga mengungkapkan jika sepakbola Indonesia berbeda dengan sepakbola beberapa negara yang pernah ia singgahi, termasuk Jepang sendiri di awal karienya.
"Berbeda permainannya. Di Indonesia banyak pemain yang fokus dan tidak malas, serta tidak terlalu banyak la la la... Saya pikir itu bagus, lebih bagus," ungkapnya sembari tersenyum.
Terakhir, Marukawa pun berharap Liga 1 bisa segera bergulir meski di tengah pandemi.
"Tentu ingin Liga 1 (2021-2022) benar-benar bisa mulai 27 Agustus nanti. Saya pribadi selalu mematuhi prokes. Saya ingin segera memperkuat Persebaya di laga resmi," tutupnya.
Baca Juga: Punya Sederet Pemain dengan Mental Pemenang, Persib Siap Kampiun Liga 1?
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
BRI Super League: Persis Solo Datangkan Kadek Raditya dari Persebaya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangan Lewatkan! Jadwal Derbi Indonesia di Eredivisie: Maarten Paes vs Justin Hubner
-
Di Mana Maarten Paes? Tak Ada di Susunan Pemain Ajax vs AZ Alkmaar Malam Ini
-
Futsal Meledak di Indonesia! Sejarah yang Jarang Diketahui: Dari Pele hingga Ronny Pattinasarany
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Hadapi Inter Milan, Fabio Grosso Minta Jay Idzes Cs Jalani Taktik Ini
-
Prediksi Susunan Pemain dan Link Streaming Big Match Liverpool vs Manchester City Malam Ini
-
Juru Kunci Premier League Incar Bek FC Twente Siap Bayar Rp170 Miliar, Mees Hilgers?
-
Publik Asia Geleng-geleng Lihat Timnas Futsal Indonesia: Final Gila, Kalian Tidak Gagal!
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?
-
Susah Payah Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Iran: Ini Pertolongan Tuhan