Suara.com - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, ungkap kelemahan timnya saat dikalahkan Empoli 0-1 di pekan kedua Serie A, Minggu (29/8/2021) dini hari WIB. Ia menilai Bianconeri tidak bermain sebagai tim.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Allegri menilai Juventus berhenti bermain sebagai tim usai kebobolan gol oleh Empoli yang berawal dari kesalahan pertama mereka di laga ini.
"Kami memulai dengan baik tapi kebobolan dari kesalahan pertama kami lalu berhenti bermain sebagai tim, memberikan ruang dan inisiatif untuk Empoli," ujar Allegri.
"Kami harus bermain sebagai tim, bukan secara individu. Kami harus mengisi kotak lebih baik tapi kami membuat banyak kesalahan teknis karena permainan kami menjadi kacau," sambungnya.
Selanjutnya pelatih berusia 54 tahun itu mengatakan jika saat ini ia tidak puas dengan hasil satu poin dari dua pertandingan yang sudah dijalani oleh Juventus.
Allegri berharap untuk mendapatkan hasil baik di laga selanjutnya dan belajar dari dua kali hasil yang kurang memuaskan yang didapat sebelumnya.
"Kami mempunyai satu poin dari dua pertandingan dan tentu saja kami tidak senang karena hasil bagus membantu kamu untuk tumbuh tapi kami belajar dari dua kesalahan ini," jelas Allegri.
Kekalahan yang diterima Juventus dari Empoli ini membuat mereka tertahan di peringkat 13 sementara Serie A dengan raihan 1 poin dari 2 laga yang sudah dijalani.
Serie A Italia akan libur karena jeda internasional pada pekan depan. Selanjutnya dijadwalkan Juventus akan berhadapan dengan Napoli di Stadion San Paolo, Minggu (12/9).
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Italia usai Juventus Dikalahkan Empoli
Berita Terkait
-
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau