Bola / Liga Spanyol
Kamis, 09 September 2021 | 08:55 WIB
Neymar (kanan) saat masih memperkuat Barcelona, bersama Lionel Messi. [Toru YAMANAKA / AFP]

Suara.com - Presiden Barcelona, Joan Laporta mengklaim bahwa Neymar sangat ingin kembali ke Camp Nou musim panas ini, sebelum rencana itu batal setelah Lionel Messi justru hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG).

Dikutip dari Sky Sports, Kamis (9/9/2021), Joan Laporta mengklaim dirinya sudah melakukan pembicaraan dengan Neymar yang saat ini membela PSG, soal kemungkinan kembali ke Barcelona pada awal tahun ini.

Laporta menambahkan Neymar mengaku ingin untuk kembali ke Barcelona, namun seiring dengan adanya kebijakan finansial yang ditetapkan oleh pihak La Liga, membuat hal itu urung terjadi.

"Kami mencoba mendatangkan Neymar. Dari percakapan yang kami miliki, membawa dia ke ini terlihat seperti tawaran yang menarik dan dia sangat ingin datang," ujar Laporta kepada Esport3, seperti dilansir dari Antara.

"Kami menafsirkan fair play secara berbeda, tetapi berdasarkan cara (Javier) Tebas (presiden LaLiga) menafsirkannya, tidak ada gunanya membuat tawaran itu," sambung Laporta.

Pada akhirnya, kebijakan finansial dari La Liga ini membuat Barcelona harus merelakan pemain bintang mereka, Lionel Messi untuk hengkang ke Paris Saint-Germain.

Gestur Presiden Barcelona Joan Laporta di acara konferensi pers kepergian Messi yang digelar di Camp Nou, Minggu (10/8/2021). [AFP]

Seiring dengan kepergian Lionel Messi, kesempatan untuk mendatangkan Neymar seperti menghilang seiring dengan bergabungnya kedua pemain itu di Paris Saint-Germain.

Messi dan Neymar tercatat pernah bermain selama empat tahun sejak 2013 hingga 2017 dan menjadi salah satu trio lini depan terbaik di Eropa bersama penyerang asal Uruguay, Luis Suarez.

Ketika lini depan Barcelona diisi oleh ketiga pemain ini, tercatat Blaugrana berhasil mengamankan dua gelar La Liga, tiga Copa del Rey dan satu Liga Champions.

Baca Juga: Dilirik PSG, Mohamed Salah Minta Naik Gaji di Liverpool

Load More