Suara.com - Karier Miralem Pjanic di Barcelona tidak mentereng dan bukan sesuatu yang mungkin akan diingat oleh fans Los Cules di seluruh dunia.
Sebagaimana diketahui, Pjanic berjuang keras untuk mendapat tempat di tim utama musim lalu sebelum akhirnya dipinjamkan Barcelona ke Besiktas.
Meskipun sudah hijrah ke Liga Turki, Pjanic menjadi sorotan menyusul wawancara dengan MARCA di mana ia mengkritik keras pelatih Barcelona Ronald Koeman.
"Koeman tidak menghormati saya," kata Pjanic kepada MARCA.
“Anda membutuhkan kepercayaan diri dan dialog dan hal-hal yang harus Anda katakan. Itu tidak pernah terjadi."
“Ini adalah pertama kalinya hal seperti ini terjadi pada saya. Saya adalah pemain yang bisa menerima apa pun tetapi saya ingin diberi penjelasan."
"Saya tidak ingin diperlakukan seperti bukan apa-apa dan saya masih berusia 15 tahun."
"Saya ingin dia mengatakan kepada saya secara langsung bahwa dia tidak menginginkan saya. Dia tidak berbicara kepada Anda dan saya tidak memahaminya."
Koeman pun menanggapi komentar pedas Pjanic dengan datar. Menurutnya, hal itu terlontar dari mulut Pjanic karena rasa frustrasi.
Baca Juga: Sadar Performa Terus Menurun, Gerard Pique Siap Gantung Sepatu Tahun Depan
Pelatih asal Belanda itu juga menegaskan jika Barcelona memiliki pemain yang lebih hebat dari Pjanic.
“Saya pikir ada rasa frustrasi di pihak pemain dan saya mengerti itu,” kata Koeman kepada Mundo Deportivo, Rabu (8/9/2021).
“Namun, dalam hal cara kami bermain, ide kami dengan dan tanpa bola, Pjanic kalah bersaing dari gelandang lain."
"Itu saja. Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Ini rumit, tetapi kami mencoba dan kami melihat ada pemain lain yang lebih baik dari Pjanic."
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan