Suara.com - Insiden tendangan kungfu Syaiful Indra Cahya menjadi sorotan media Spanyol Marca. Siapa sangka, tujuh tahun sebelumnya, Marca juga pernah menyoroti tendangan maut yang juga terjadi di sepak bola Indonesia.
Bek AHHA PS Pati, Syaiful Cahya, mendapatkan sorotan di laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh. Dalam pertandingan tersebut, dia melakukan tendangan keras terhadap pemain lawan, Muhammad Nadhiif.
Insiden tersebut kemudian ramai jadi perbincangan. Bahkan, momen tersebut disorot media Spanyol, Marca dengan menampilkan cuplikan video aksi brutal Syaiful tersebut.
"Tajuk laga persahabatan di Indonesia [nyatanya] tidak selalu bersahabat. Tendangan pembunuhan pada tahun ini?" demikian judul di situs Marca.
Nah, menariknya insiden horor ini bukan pertama kalinya yang disorot media Spanyol tersebut. Sebelumnya, Marca juga pernah memberitakan tendangan maut di sepak bola Indonesia pada tujuh tahun silam.
Insiden tujuh tahun tersebut melibatkan pemain Persiraja, Akli Fairuz yang ditendang oleh kiper PSAP Sigli, Agus Rahman di laga Divisi Utama 2014 pada 10 Mei. Peristiwa itu sendiri menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola Tanar Air.
Sebab kala itu Akli meninggal dunia setelah insiden tersebut. Akli sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
"Tendangan brutal mengakhiri hidup pemain Indonesia. Aksi tersebut dilakukan kiper PSAP Sigli yang kakinya mengenai perut Akli Fairuz," tulis laporan tersebut.
Terlepas dari insiden tersebut, Syaiful Indra Cahya sudah meminta maaf kepada Muhammad Nadhiif atas permainan kasarnya.
Baca Juga: Dipanggil TC Timnas Indonesia U-18, Pemain Muda Semen Padang FC Ini Siap Kerja Keras
Syaiful dan juga Zulham Zamrun yang bermain kasar juga mendapatkan sanksi dari manajemen AHHA PS Pati dengan dipulangkan dari pemusatan latihan tim.
Tag
Berita Terkait
-
Tegas! Suporter Balayoda Sebut Pemain AHHA PS Pati Coreng Persepakbolaan Tanah Air
-
PSSI Selidiki Insiden Brutal di Laga AHHA PS Pati FC vs Persiraja
-
Tendangan Kung Fu Pemain AHHA PS Pati Disorot Media Asing: Tendangan Pembunuh Tahun Ini?
-
AHHA PS Pati Main Kasar, Atta Halilintar Minta Maaf dan Sanksi Pemain
-
Imbas Keributan Laga Uji Coba, Video Latihan di Instagram AHHA PS Pati Dihujat Netizen
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0