Suara.com - Calon Ketua Asprov PSSI NTT Farry Djemi Francis bersama wakilnya David Fulbertus menggelar lelang baju milik sejumlah legenda sepak bola timnas Indonesia, yang kemudian hasilnya akan disumbangkan untuk membiayai tim sepak bola NTT yang bertanding di PON Papua pada Oktober mendatang.
"Ada lima baju milik legenda sepak bola yang kita lelang, untuk kemudian dananya akan kita sumbangkan untuk membantu skuad tim sepak bola kita yang akan berlaga di PON Papua," kata penanggung jawab lelang David Fulbertus kepada ANTARA di Kupang, Kamis (9/9/2021).
Ia menjelaskan upaya ini dilakukan setelah mengetahui bahwa dana atau anggaran bagi tim sepak bola NTT sangat minim, sehingga butuh uluran tangan dari semua pihak untuk membantu.
David yang juga pegiat sepak bola itu mengatakan ada lima baju legenda timnas Indonesia yang dilelang, yaitu milik mantan kiper timnas era 70-an Yudo Hadiyanto dan mantan pemain timnas tahun 1981-1996 Herry Kiswanto.
Kemudian, ada pula baju timnas milik legenda sepak bola Indonesia era 70-an hingga 80-an Rully Nere, baju mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 Rahmad Darmawan dan baju timnas milik Bambang Nurdiansyah.
"Semua baju yang dilelang itu sudah ditanda tangani langsung oleh pemiliknya," ujar David.
Proses lelang, menurut dia, sudah dilakukan dengan harga pembuka Rp2,5 juta, dengan penawaran berlipat mencapai Rp100 ribu dan harga tembak minimal mencapai Rp25 juta.
Ia mengatakan sampai dengan saat ini, sudah ada sekitar dua orang yang melakukan penawaran dengan harga Rp2,5 juta dan ada juga yang sudah lakukan penawaran hingga Rp10 juta untuk baju timnas milik Rully Nere.
David yang juga pemilik SSB Bali United Kristal Kupang itu menambahkan lelang tersebut akan dibuka hingga dua pekan mendatang, mengingat antusiasme para penawar sangat tinggi.
Baca Juga: PON Papua: Kontingen Bali Targetkan 30 Medali Emas
Ia pun berharap jika sudah terkumpul, maka hasilnya akan secepatnya diserahkan kepada tim untuk membiayai keperluan atlet selama berlaga di Papua.
Tag
Berita Terkait
-
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi! Radius 5 KM Wajib Steril
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara
-
Kompak Desak Bongkar Orang Kuat di Balik Skandal Eks Jampidsus, Singgung Jejak Kasus Kakap di NTT
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan