Suara.com - Park Chu-young tercatat sebagai salah satu pembelian gagal Arsenal. Sempat digadang-gadang bakal menjadi pilar Arsenal, dia berakhir dengan catatan satu penampilan di liga Premier dalam tiga tahun masanya di Emirates Stadium.
Pemilik 68 caps bersama Timnas Korea Selatan itu didatangkan Arsenal dari AS Monaco dengan biaya 3 juta poundsterling. Dia datang jelang transfer musim panas 2011 ditutup.
Transfer ini bukan tanpa kontroversi. Kala itu, Arsene Wenger membajak Park yang sedang menunggu tes medis bersama klub Ligue 1 lainnya, Lille.
Alih-alih merampungkan tes medis, sang pemain justru kabur ketika tahu Arsenal menginingkan jasanya. Pihak Lille baru diberi kabar oleh Park ketika dia sudah berada di perjalanan menuju Inggris untuk meneken kontrak dengan Arsenal.
Park mendapat kehormatan dengan menerima nomor spesial yang biasanya digunakan para striker hebat, yaitu nomor punggung 9.
Pada awal kedatangannya, Arsenal sudah terancam kehilangan Park karena wajib militer yang diberlakukan di Korea Selatan bagi setiap pria yang berbadan sehat sebelum berusia 28 tahun kecuali dibebaskan oleh negara dengan alasan khusus. Kebetulan, saat datang ke Arsenal, ia berusia 26 tahun.
Akan tetapi, Park Chu-young bisa menghindar dari wajib militer tersebut. Pasalnya, dia memperoleh visa tinggal selama 10 tahun sejak membela Monaco.
Ketika kontroversi tentang masalah wajib militer Park menjadi besar, dia menyangkal menghindari kewajibannya. Dia pun menegaskan akan melakukan kewajibannya itu.
Namun, Park yang masuk ke dalam skuat Korea Selatan di Olimpiade 2012 London berhasil menyabet medali perunggu sepak bola putra. Menurut peraturan di Korea Selatan, peraih medali Olimpiade bisa dibebaskan dari wajib militer.
Baca Juga: Rene Higuita, Kiper Nyentrik Pemilik Tendangan Kalajengking Berjuluk Si Gila
Terlepas dari kontroversi wajib militer itu, karier Park tetap tak menanjak di Arsenal. Pada musim 2011/12, dia cuma tampil enam kali di lintas ajang.
Dia sempat dipinjamkan ke Celta Vigo, selama satu musim di sana Park mencetak 4 gol dari 25 penampilan. Dia kembali ke Arsenal pada Oktober 2013 dan bermain satu kali melawan Chelsea sebagai pemain pengganti.
Laga itu menjadi pertandingan terakhir Park Chu-young di Arsenal. Setelah dipinjamkan ke Watford pada 2014, Arsenal melepasnya di tahun yang sama.
Park Chu-young sempat bermain di Liga Arab Saudi bersama Al-Shabab. Hanya satu musim di sana, Park pindah ke FC Seoul pada 2015 dan masih bermain hingga sekarang.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Korea Selatan Putus Semua Kanal Komunikasi dengan Korea Utara
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko
-
Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026
-
Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar
-
Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Prancis, Irak Siap Hadirkan Kejutan Bersejarah
-
Sanksi FIFA Halangi Persib Bandung Umumkan Luka Menalo Sebagai Rekrutan Baru
-
Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran