Suara.com - Rene Higuita adalah penjaga gawang paling nyentrik yang pernah dimiliki dunia sepak bola. Penjaga gawang asal Kolombia itu paling dikenal dengan aksi tendangan kalajengkingnya.
Sepak bola saat ini telah berevolusi di mana tugas kiper tak hanya mengawal gawang dari kebobolan, tapi juga menjadi pemain yang berkontribusi dalam permainan.
Sebagai di era saat ini ada nama Manuel Neuer yang dikenal karena perannya sebagai Sweeper. Dalam beberapa laga, nampak kiper asal Jerman ini kerap membantu permainan timnya.
Entah itu menyapu bola di luar areanya ataupun menjadi sosok pertama yang membangun serangan untuk Bayern Munich dan tim nasional Jerman.
Sebelum aksi Neuer ini, kiper yang identik dengan aksi sebagai Sweeper adalah Rene Higuita. Bisa dikatakan, ikon sepak bola Kolombia ini adalah penjaga gawang pertama yang mengenalkan peran tersebut.
Karena aksinya yang kerap keluar dari areanya, Higuita mendapat julukan El Loco atau Si Gila. Pasalnya di era 80 dan 90 an, kiper dikenal hanya sebatas sosok yang menjaga gawang saja.
Selain andal menjadi Sweeper, Higuita juga terbilang tajam. Total 41 gol telah ia cetak selama 25 tahun berkarier di lapangan hijau sebagai kiper.
Meski demikian, nama Higuita lebih dikenang akan aksi gilanya yakni menyelamatkan gawang dengan tendangan kalajengking saat membela Kolombia melawan Inggris di tahun 1995.
Kira-kira, apa yang mengilhami Rene Higuita melakukan tendangan kalajengking untuk menyelamatkan gawangnya?
Baca Juga: Nasib Tragis Paul Vaessen, Pemain Muda Arsenal yang Nyaris Tewas Ditikam Pengedar Narkoba
Terinspirasi dari Aksi Salto Anak-anak di Taman
Rene Higuita melakukan tendangan kalajengking tepat di muka gawangnya persis kala Kolombia menjalani laga persahabatan melawan Inggris di Stadion Wembley, 6 September 1995.
Saat itu, Higuita melakukan aksi tendangan kalajengking untuk menyapu umpan silang Jamie Redknapp yang mengarah ke gawangnya.
Aksi tersebut sontak membuat penonton dan komentator terkejut. Bahkan aksi tersebut masuk dalam momen terbaik olahraga ke-94 dalam 100 momen terhebat di dunia olahraga.
Usut punya usut, Higuita melakukan aksi tersebut karena terinspirasi permainan anak-anak di taman yang menendang bola dengan gaya salto.
Saat itu, ia berpikir hasilnya akan keren andai ia melakukannya dengan terbalik. Higuita pun berlatih untuk mewujudkan hal tersebut yang baru tercipta lima tahun kemudian saat melawan Inggris.
Berita Terkait
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Kolombia dan Para Seniman Lapangan Hijau
-
Kisah Andres Escobar dan Dosa Fanatisme yang Masih Menghantui Sepak Bola
-
Murat Yakin Akui Swiss Beruntung Singkirkan Kolombia, Kini Siap Tantang Argentina
-
Lolos Perempat Final, Swiss dan Seni Bertahan: Ancaman Ambisi Argentina
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta Hadirkan Pengalaman Premium Bagi Nasabah dan Mitra
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta: Bentuk Apresiasi Bagi Nasabah Premium dan Mitra Bisnis
-
Hotman Paris Kritik Kapolri, Orang Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi
-
Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance
-
Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis
-
Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang
-
Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar
-
Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan
-
Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia
-
Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri