Suara.com - Caretaker PSIS Semarang, Imran Nahumarury mengakui Persija Jakarta ada tim yang mewah. Banyak pemain-pemain bintang di klub kesayangan Jakmania itu.
Akan tetapi, banyaknya pemain bintang tidak membuat nyali PSIS ciut menghadapinya. Imran mengatakan timnya punya modal untuk mengimbangi gempuran Marko Simic dan kawan-kawan.
"Kita tahu Persija tim mewah banget. Ke dalaman skuad cukup mumpuni. Sementara kita hanya andalkan pemain muda dan beberapa senior," kata Imran dalam jumpa pers virtual sehari jelang pertandingan.
"Tapi perlu diingat kami ke sini bukan berlibur tapi buat main maksimal. Kami punya semangat, kekeluargaan yang sangat baik. Jadi kami berharap bisa menang nanti," jelasnya.
Adapun kedua tim akan saling berhadapan pada pekan kedua Liga 1 2021/2022. Duel akan tersaji di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (12/9/2021) malam WIB.
Imran menjelaskan seluruh pemain yang ada di Persija sangat membahayakan timnya. Oleh sebab itu, tidak ada pengawalan yang dilakukan terhadap satu atau dua pemain, melainkan seluruhnya.
"Saya selalu bilang dalam sepakbola itu tak hanya satu dua pemain. Semua harus diwaspadai," ungkap Imran.
"Tak hanya 11 yang di lapangan, tapi di bench juga perlu waspada. Saya tak fokus satu dua pemain tapi semua."
"Saya bilang ke pemain saya kalian harus waspada semua yang ada di Persija. Bagi saya Persija sangat berbahaya," pungkas mantan pemain Persib Bandung tersebut.
Baca Juga: Liga 1 2021: Banjir Gol di Stadion Madya, Persiraja Tundukkan PSS Sleman
Berita Terkait
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026