Suara.com - Pemain Arema FC Diego Michiels segera bergabung dengan skuad berjuluk Singo Edan, untuk bermain pada laga lanjutan BRI Liga 1 2021, usai dinyatakan pulih dari cedera.
Dokter tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (13/9/2021), mengatakan bahwa kondisi Diego yang baru bergabung dengan Arema FC pada musim ini, telah dinyatakan pulih dari cidera.
"Untuk kondisinya sudah pulih. Tinggal bagaimana Diego beradaptasi dengan tim," ujar Nanang.
Nanang menjelaskan, Diego Michiels mengalami cedera pada betis menjelang keberangkatan tim Arema FC ke Bogor untuk menyambut laga perdana BRI Liga 1 2021 beberapa waktu lalu. Cidera tersebut, membuatnya harus tinggal di Malang untuk menjalani pemulihan.
Menurutnya, sebelum keberangkatan saat itu, Diego Michiels dalam kondisi yang ideal. Bahkan, dalam sesi latihan yang dijalani untuk sesi latihan, Diego juga telah menjalani sesi permainan, sesuai instruksi dari Pelatih Arema FC Eduardo Almeida.
Nanang menambahkan, betis kiri Diego Michiels yang sebelumnya cedera, sudah pulih. Namun, pada saat akan berangkat menuju Bogor untuk gelaran BRI Liga 1 2021, giliran betis kaki kanan pemain naturalisasi itu yang mengalami cedera.
"Jadi, betis kiri yang dulu cedera, sudah sembuh. Namun, pada saat akan berangkat, betis kanan yang cedera," ujarnya seperti dimuat Antara.
Saat ini, secara kesiapan, Diego Michiels juga sudah memenuhi syarat untuk turun pada kompetisi BRI Liga 1. Diego juga telah menjalani vaksinasi COVID-19, dan mendapatkan dua dosis suntikan, sesuai dengan regulasi dalam kompetisi.
Arema FC telah menjalani dua laga pada kompetisi BRI Liga 1. pada laga pertama, harus berbagi angka 1-1, dengan PSM Makassar. Dalam laga tersebut, Arema FC harus bermain dengan 10 orang karena Jayus Hariono menerima kartu merah.
Baca Juga: Tak Kunjung Nganem, Presiden Arema FC Sentil Gaya Permainan Singo Edan
Sementara para laga kedua, Arema FC juga mendapatkan hasil imbang usai menghadapi Bhayangkara FC, yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong. Pada pertandingan itu, Bhayangkara FC bermain dengan 10 orang, akibat M Ichsan mendapatkan kartu merah.
Arema FC akan menjalani pertandingan berikutnya pada pekan ketiga BRI Liga 1 2021 melawan PSS Sleman.
Berita Terkait
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat
-
Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan
-
Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang
-
Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas
-
4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat
-
Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap
-
CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026
-
Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG
-
Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan
-
Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet