Suara.com - Lini pertahanan jadi catatan khusus bagi tim pelatih Borneo FC dari dua laga awal Liga 1 2021-2022 yang telah mereka lakoni, yakni kontra Persebaya Surabaya pada 4 September dan lawan Persik Kediri pada 10 September lalu.
Menghadapi Persebaya, Ricky Kambuaya menjebol gawang kiper Angga di menit ke-75. Meski demikian, Borneo FC meraih kemenangan 3-1.
Sementara pada akhir pekan lalu, Borneo FC takluk 0-1 dengan gol kemenangan Persik terjadi di menit ke-79 lewat Adi Eko Juvanto.
"Memang ada kesalahan di lini belakang di dua pertandingan awal ini. Harusnya koordinasi harus tetap dijaga," kata asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin seperti dilansir Antara, Senin (13/9/2021).
Di dua pertandingan awal Liga 1, Borneo FC selalu kebobolan, dengan gol-gol terjadi di 15 menit jelang akhir laga.
"Sebab, sekali kesalahan terjadi, maka akan jadi masalah bagi gawang kami," terang Amir, sapaan akrab Amiruddin.
Pada laga pekan ketiga, 17 September nanti, tim Pesut Etam --julukan Borneo FC-- sendiri dijadwalkan bertemu Barito Putera.
Menurut Amir, salah satu evaluasi yang akan dilakukan sebelum menghadapi Barito Putera adalah barisan belakang.
Gol kemenangan Persik pekan lalu, disebutnya terjadi karena kesalahan di lini belakang skuad Pesut Etam.
Baca Juga: Dokter Tim Persib Ungkap Kondisi Terkini Mohammed Rashid dan Nick Kuipers yang Cedera
"Jadi, jangan sampai lawan Barito kami mengulang kesalahan yang sama. Sebab, lawan kami berikutnya punya pemain depan lebih berbahaya," pungkas Amir.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026