Suara.com - Eks-penyerang Chelsea dan Newcastle, Demba Ba, akhirnya resmi mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola.
Pernyataan itu disampaikan Demba Ba secara resmi pada Senin (13/9/2021) melalui keterangan di media sosial.
“Dengan hati yang penuh dengan rasa syukur, saya mengumumkan akhir dari karier saya sebagai pesepak bola,” tulisnya di Twitter.
“Terlepas dari seluruh peluh dan air mata yang mengalir, sepak bola telah memberi saya begitu banyak emosi yang indah,” ia menambahkan.
Sebelumnya, Demba Ba sempat mampir ke kompetisi Liga Super Swiss untuk bermain bersama Lugano dengan status bebas transfer.
Akan tetapi, pemain berusia 36 tahun itu hanya mencatatkan waktu bermain selama 47 menit sebelum akhirnya angkat kaki dari klub barunya tersebut.
Sebulan setelah perpisahannya dengan Lugano, mantan pemain timnas Senegal itu akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu.
Profil Demba Ba
Demba Ba merupakan pesepak bola kelahiran Sevres, Prancis, pada 25 Mei 1985. Meskipun demikian, ia memiliki status sebagai warga negara Senegal.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris usai Everton vs Burnley Berakhir 3-1, Man United di Puncak
Itulah sebabnya, pemain yang mengawali karier juniornya di Prancis itu menjadi bagian dari timnas Senegal saat masih aktif bermain.
Di level internasional, Demba Ba menjadi andalan Senegal mulai tahun 2007 hingga 2015 dengan catatan 22 penampilan dan menyumbang empat gol.
Karier juniornya berawal dari Port Autonome pada tahun 1999. Kemudian, ia juga pernah menimba ilmu bersama Frileuse dan Montrouge.
Kontrak profesional pertama kali yang didapatkan Demba Ba datang dari FC Rouen. Selama semusim di sana, ia sukses mencetak lebih dari 20 gol untuk klub tersebut.
Sementara itu, karier terlama pemain muslim ini tercatat bersama 1899 Hoffenheim. Selama rentang tahun 2007 hingga 2011, ia sukses menyumbangkan 37 gol dalam total 97 laga di Bundesliga.
Pada musim 2011, pemain berpostur 189 cm ini memutuskan menerima tawaran West Ham United. Bersama The Hammers, ia sukses menjadi top skor klub dengan 12 penampilan pada paruh kedua musim 2010/2011.
Berita Terkait
-
Resmi Pensiun, Gol Demba Ba saat Permalukan Steven Gerrard Kembali Viral
-
Kerap Dicadangkan, Tuchel Sebut Ben Chilwell Lelah Mental
-
Jadwal Liga Champions Malam Ini: Young Boys vs MU, Barcelona vs Bayern Munich
-
Hati Besar Harvey Elliott, Tak Salahkan Pascal Struijk Meski Cedera Parah
-
10 Pesepak Bola dengan Kematian yang Tragis
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah