Taibi hanya bertahan selama 10 bulan dengan 4 penampilan saja. Penampilannya sempat membuat kecewa karena MU sempat kalah dari Chelsea dengan skor 0-5. Padahal, saat menjalani debut kontra Liverpool, Taibi bermain baik.
Dong Fangzhuo
Fanfzhuo didatangkan MU pada 2004. Hanya, perkara izin kerja, pemain Timnas China ini terpaksa dipinjamkan lebih dulu ke Royal Antwerp.
Tiga tahun setelahnya, Fangzhou baru bermain untuk MU. Ketika itu dia berduet dengan Ole Gunnar Solskjaer.
Sayang, penampilannya tak sesuai ekspektasi. Dia gagal mengikuti ritme permainan saat jumpa Chelsea. Alhasil, dirinya terbuang ke tim cadangan. Di level tim nasional, Fangzhuo juga tak ikut serta.
Terkini, Fangzhuo sudah menjalani operasi plastik. Diduga, dirinya sengaka mengubah struktur mukanya agar terhindar dari ejekan fan MU.
Victor Valdes
Valdes datang ke MU pada 2015 silam. Kondisi Valdes ketika itu tengah berjuang dari cedera lutut.
MU juga menyodorkan kontrak selama 18 bulan. Namun, eks penjaga gawang Barcelona itu hanya bermain 2 kali di Liga Premier. Sisanya, Valdes hanya bermain di tim cadangan.
Baca Juga: Manchester United Main di Lapangan Sintetis Hadapi Juara Swiss, Ole: No Problem!
Valdes merasa tersinggung dengan kondisi yang dialaminya. Setelah itu dirinya meminta dilepas ke Standar Liege.
Marouane Fellaini
Pada 2013, MU digadang-gadang akan merekrut Cesc Fabrega, Gareth Bale, dan Thiago Alcantara. Namun tak ada yang datang.
David Moyes yang musim itu dilantik sebagai pelatih baru, hanya mendaratkan Fellaini. Itu juga karena si pemain Belgia itu adalah mantan anak asuhnya di Everton.
Selama enam musim membela Iblis Merah, Fellaini banyak mendapat cemoohan ketimbang pujian. Alhasil, dia dilepas ke tim China, Shandong Luneng.
Michael Owen
Owen merupakan salah satu pemain terbaik di Inggris. Dia pernah bermain di Liverpool dan Real Madrid.
Hanya, rentetan cedera yang kerap menimpanya, membuat Owen tak lagi berseragam Newcastle dan menganggur. Owen bahkan sampai menyebar brosur untuk mencari klub.
Tak disangka, MU merekrut Owen pada 2009. Kendati hanya bermain 31 kali dan mencetak 5 gol, dirinya sukses membawa 1 trofi Liga Inggris.
Gabriel Obertan
Obertan menjadi pemain yang mencuri perhatian di Timnas Junior Perancis. Kehebatannya kemudian dipantau oleh Sir Alex selama 2 musim saat dirinya berbaju Boerdeux.
Akhirnya, Obertan bergabung pada 2009. Sial buat dirinya, tulang punggung yang patah membuatnya hanya mentas 7 kali di musim pertama.
Selanjutnya, Obertan kehilangan sentuhan terbaiknya. Selama 3 musim di Manchester United, dirinya hanya bermain 13 kali tanpa mencetak gol dan assist.
Manucho
Manucho datang pada 2007 dengan usia yang masih muda yakni 24 tahun. Setalah menjalani trial selama 3 pekan, dirinya akhirnya direkrut.
Cukup aneh sebetulnya karena Manucho belum genap bermain 100 caps di salah satu tim di Angola. Dan benar saja, Manucho bermain di bawah performa terbaiknya.
Alhasil, dia dipinjamkan ke Panathinaikos. Dua musim di MU, Manucho hanya bermain satu kali sebelum akhirnya dilepas ke Real Valladolid.
Erick Djemba-Djemba
Djemba diharapkan sebagai deputi Roy Keane yang mulai menua. Per 2003, MU mendatangkan Timnas Kamerun itu.
Hanya, performanya tak sebaik Keane. Total selama 2 musim di MU dirinya hanya bermain sebanyak 20 kali.
Usai dari MU, Djemba direrut Aston Villa. Setelahnya, Djemba mengembara ke sejumlah negara. Salah satunya Indonesia di mana ia bermain untuk Persebaya Surabaya.
[Penulis: Kusuma Alan]
Tag
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A Usai Laga Keras Penuh Kartu Merah
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Bek Australia Sesumbar, Singgung Minimnya Pengalaman Turki Jelang Duel Piala Dunia 2026
-
Alisson Becker: Jadi Tim Favorit Bukan Jaminan bagi Siapa Pun
-
Dominasi Tak Berbuah Final, Nova Arianto Bongkar Penyebab Timnas Indonesia U-19 Tersingkir dari AFF
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Jelang AS vs Paraguay, Mauricio Pochettino Tak Mau Banyak Basa Basi: Harus Menang Terus
-
Hasil Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026: Taeguk Warrior Menang Comeback 2-1!