Suara.com - Pelatih Persebaya Aji Santoso kecewa terhadap penampilan pemainnya saat dikalahkan PSM Makassar pada laga pekan ketiga Liga 1 musim kompetisi 2021/2022 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/9/2021) malam.
"Saya cukup kecewa dengan kekalahan ini dan gol-gol lawan karena kesalahan pemain sendiri," ujarnya pada konferensi pers usai pertandingan yang digelar secara virtual usai pertandingan.
PSM Makassar mengalahkan Persebaya dengan skor 3-1 pada laga pekan ketiga Liga 1 musim kompetisi 2021/2022.
Tiga gol kemenangan PSM Makassar dicetak oleh striker impornya Anco Jansen di menit ke-29 dan 36, serta Yakob Sayuri di menit 37. Sedangkan, gol Persebaya dilesakkan Jose Wilkson di menit 19.
Menurut Aji Santoso, pada awal babak pertama anak asuhnya tampil bagus dan mendominasi pertandingan, namun setelah unggul, permainan timnya terkesan meremehkan lawan.
"Ini yang akan kami evaluasi. Saya sering tekankan ke pemain jangan lengah saat sudah leading," ucap legenda Persebaya dan Timas Indonesia tersebut.
Ketiga gol PSM Makassar, kata dia, tidak perlu terjadi jika pemainnya tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang berujung gol.
Ia menilai gol pertama terjadi karena kesalahan Arif Satria, kemudian gol kedua yang terjadi sangat mudah, padahal banyak pemain Persebaya yang seharusnya bisa mengantisipasi.
Begitu juga gol ketiga yang terjadi setelah Willem Pluim berhasil melewati Alie Sesay sehingga memudahkan pemain memberi umpan silang ke kotak penalti.
Baca Juga: PSIS Semarang Belum Terkalahkan di Liga 1, Imran: Ini Berkat Kerja Keras Pemain
Tak itu saja, tidak adanya pemain sekelas Koko Ari Araya yang mengalami cedera panjang membuat sisi kanan pertahanan Persebaya mudah diobrak-abrik lawan.
"Cederanya Koko Ari membuat kami tidak memiliki stok di posisi itu. Makanya saya pasang M Syaifuddin yang berpengalaman di bek kanan, kemudian babak kedua saya paksakan Adi Setiawan tampil di situ," tuturnya.
Sementara itu, striker Persebaya Samsul Arif mengaku ia dan rekan-rekannya kehilangan konsentrasi usai unggul, bahkan setelah tim lawan menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti.
"Karena kami kurang fokus, pemain PSM bisa bangkit," kata penyerang yang pada laga tersebut hanya bermain 45 menit babak pertama tersebut.
Berita Terkait
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert
-
Luis Enrique Akui PSG Dibuat Menderita Meski Lolos ke 16 Besar Liga Champions