Suara.com - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel senang dengan penampilan anak-anak asuhnya meski membutuhkan babak penalti untuk menyingkirkan Aston Villa di laga putaran ketiga Piala Liga Inggris 2021/2022 yang dihelat di Stamford Bridge, London, Kamis dini hari WIB.
Meski demikian, Tuchel mengakui jika menghadapi Villa adalah "rintangan yang sulit" bagi anak-anak asuhnya meski bermain di kandang sendiri.
"Saya senang karena kami menang, dengan penampilan kami. Tapi ini jelas adalah salah satu rintangan yang sulit, sangat sulit," tutur Tuchel seperti dilansir Tribal Football, Kamis.
"Postifinya, beberapa pemain yang sebelumnya jarang tampil mendapatkan menit kompetitif lebih banyak," sambung pelatih berpaspor Jerman itu.
Menurut Tuchel, pertandingan melawan Villa ini dipenuhi dengan energi dan kesempatan yang dibuat oleh kedua tim yang mencoba untuk memenangkan pertandingan.
Ia menambahkan, Villa bermain dengan sangat kuat dan Chelsea pun bermain seperti itu yang membuat laga menarik untuk disaksikan.
"Ini adalah pertandingan yang penuh dengan energi. Penuh dengan peluang bagus untuk kedua sisi di antara dua tim yang mencoba segalanya untuk menang," ucap Tuchel.
"Aston Villa bermain dengan sangat kuat, seperti yang mereka lakukan 10 hari lalu (di laga Liga Inggris 2021/2022 saat Chelsea menang 3-0 di kandang), dan lagi hari ini. Tapi, kami juga bermain baik."
"Ini adalah pertandingan yang menarik untuk disaksikan, berada di stadion untuk ini. Ini juga adalah bagian dari apa yang kami lakukan, memberikan hiburan," tukas Tuchel.
Baca Juga: Jebol Gawang Aston Villa, Timo Werner Senang Bisa Cetak Gol Lagi
Chelsea berhasil memenangkan pertandingan melawan Villa melalui adu penalti berkat gol penentu Reece James dan penyelematan gemilang Kepa Arrizabalaga pasca bermain imbang 1-1 di waktu normal --tanpa babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit.
Selanjutnya Chelsea akan bertemu dengan Southampton di babak 16 besar Piala Liga Inggris yang diperkirakan akan digelar pada akhir Oktober nanti.
Berita Terkait
-
Bos Napoli Tanggapi Rumor Raheem Sterling, Lama Tak Main tapi Gaji Minta Tinggi
-
Terbongkar! Cole Palmer Idap Cedera Kronis, Bisa Bikin Manchester United Merugi
-
Liam Rosenior Bongkar Jurus Chelsea Benamkan Napoli di Stadion Diego Maradona
-
Akhiri Kontrak Lebih Cepat, Raheem Sterling Berpisah dengan Chelsea
-
Conte Sindir Chelsea Usai Napoli Tersingkir dari Liga Champions: Perbedaan Uang Kami Terlalu Jauh
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia