Suara.com - Persija Jakarta akhirnya berhasil mendapatkan kemenangan pertamanya di Liga 1 2021/2022 usai mengalahkan Persela Lamongan 2-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jumat (24/9/2021).
Sebagaimana diketahui, dalam tiga pertandingan terakhir Macan Kemayoran --julukan Persija-- selalu bermain imbang.
Dengan tambahan tiga poin, Persija yang kini mengantongi enam poin dari empat laga beranjak ke posisi enam klasemen sementara Liga 1.
Jalannya pertandingan
Persija yang mengincar kemenangan tampil menyerang sejak pertandingan dimulai. Pertahanan Persela terus digempur oleh Marko Simic dan kawan-kawan hingga menit ke-20.
Gol untuk Persija Jakarta akhirnya lahir pada menit ke-21 lewat titik penalti. Tendangan mendatar Simic tak bisa diantisipasi oleh Dwi Kuswanto. Persija memimpin 1-0.
Unggul satu gol, Macan Kemayoran terus menggedor pertahanan Persela. Tim besutan Iwan Setiawan dipaksa bermain di daerah sendiri.
Mengandalkan serangan balik, beberapa kali Persela menebar ancaman ke lini pertahanan Persija. Untungnya Otavio Dutra dan kolega tampil apik dan mampu mematahkan peluang tim lawan. Skor 1-0 untuk Persija bertahan hingga turun minum.
Belum satu menit bola bergulir di babak kedua, papan skor kembali berubah. Persija berhasil menggandakan keunggulan.
Baca Juga: Persipura Raih Kemenangan Perdana, Jacksen F Tiago: Ini Modal Penting
Umpan silang Marco Motta yang disundul Simic mengarah ke Alfriyanto Nico yang langsung melesakkan si kulit bundar ke dalam gawang Persela.
Tertinggal dua gol, Persela mulai bermain terbuka. Memasuki menit 63, Persela akhirnya berhasil memangkas jarak.
Sundulan mantan pemain Persija, Ivan Carlos gagal dimentahkan oleh Adixi. Skor kini menjadi 2-1.
Pertahanan Persija terus diobrak-abrik oleh Ivan Carlos dan kolega. Persela yang berambisi menyamakan kedudukan terus berusaha ciptakan peluang berbahaya.
Beberapa kali pemain-pemain Persela bisa membahayakan gawang Persija. Untungnya, Adixi masih bisa mengawalnya dengan sangat baik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persija bertahan.
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian