Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB
Pendakwah Buya Yahya. [YouTube]
  • Buya Yahya meminta Presiden Prabowo dan masyarakat jujur menilai program Makan Bergizi Gratis pada 15 September 2026.
  • Ia menyoroti kasus keracunan anak sekolah akibat menu program tersebut yang diduga karena kelalaian pengelola dapur.
  • Pemerintah serta rakyat diajak mengevaluasi pelaksanaan program secara adil dan segera memperbaiki kesalahan yang ditemukan.

Suara.com - Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya, meminta masyarakat, Presiden Prabowo Subianto, serta jajaran kabinet untuk jujur dalam menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Buya Yahya menyoroti sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut, termasuk kasus anak-anak sekolah yang mengalami keracunan dan diduga berkaitan dengan menu MBG.

Pesan itu disampaikan Buya Yahya melalui ceramah yang diunggah di akun Instagram @buyayahya_albahjah. Dalam keterangannya, ia meminta Presiden Prabowo tidak menutup telinga terhadap berbagai persoalan yang terjadi dan segera melakukan pembenahan jika memang ditemukan kesalahan.

“Untuk para pejabat dan pengelola, jalankan amanah dengan sungguh-sungguh. Untuk rakyat, jangan tutupi hati dengan kebencian. Bisa jadi bukan Presiden yang salah, tetapi ada kelalaian di dapur pengelola,” kata Yahya, dikutip Selasa (15/9/2026).

Menurut Buya Yahya, persoalan MBG tidak seharusnya hanya diarahkan untuk mencari siapa yang paling bertanggung jawab. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan.

“Karena kita tidak tahu kapan malaikat pencabut nyawa datang pada kita, dan ingat semuanya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,” ujarnya.

Minta Prabowo Jujur soal MBG

Dalam ceramahnya, Buya Yahya secara khusus meminta Presiden Prabowo meninjau kembali pelaksanaan program MBG. Ia meminta pemerintah melihat secara jujur apakah program tersebut sudah berjalan dengan baik atau masih memiliki persoalan yang perlu dibenahi.

“Pak Presiden, mohon ditinjau kembali. Sudahkah benar tentang MBG atau tidak itu saja. Cobalah jujur gitu saja,” kata Yahya.

Pesan serupa juga ditujukan kepada masyarakat. Buya Yahya meminta rakyat tidak serta-merta mengaitkan seluruh persoalan MBG dengan Presiden apabila masalah tersebut terjadi karena kelalaian di tingkat pelaksana.

“ Anda sebagai rakyat yang jujur juga menilai ya. Kalau bukan kesalahan presiden, ya jangan langsung dinisbatkan MBG. Orang-orang kelepek-kelepek keracunan, Pak Presiden, Anda enggak adil juga menilainya,” ujarnya.

“Saya juga pengin mengatakan pada Pak Presiden yang jujur juga, Anda harus bisa melihat MBG ini benar atau tidak,” sambungnya.

Ingatkan Tanggung Jawab Presiden

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo memiliki tanggung jawab terhadap keseluruhan pelaksanaan program MBG, mulai dari proses di hulu hingga penyaluran kepada masyarakat.

“Ini benar atau tidak. Anda punya tanggung jawab di hadapan Allah,” ucapnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com