Suara.com - Pertandingan cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 boleh dihadiri penonton meski kapasitasnya dibatasi panitia penyelenggara.
Hal itu disampaikan ketua panitia pelaksana (panpel) cabang olahraga sepakbola PON Papua, Rocky Bebena.
Dia merujuk surat edaran Kemenpora tertanggal 22 September, penonton yang menyaksikan langsung pertandingan pertandingan sepakbola hanya sebanyak 25% dari kapasitas stadion dan sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19.
Pertandingan sepakbola PON XX yang mulai digelar Senin (27/9), diawali big match antara tuan rumah Papua dengan juara bertahan Jawa Barat, di Stadion Mandala Jayapura.
"Penonton bisa menyaksikan pertandingan secara langsung dengan datang ke stadion, namun jumlahnya terbatas karena saat ini masih pandemi COVID-19, " kata Ketua Panpel sepakbola, Rocky Bebena.
Seperti yang dikutip dari laman resmi PB PON, Senin, dari edaran Kemenpora 22 September, penonton hanya diperbolehkan 25 persen dari jumlah kapasitas stadion, maka dengan kapasitas Stadion Mandala yang sebesar 18 ribu, yang diizinkan masuk ke stadion hanya sekitar 5000 penonton.
Rocky yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI itu menyebutkan untuk mendapatkan tiket masuk stadion dapat diakses via online melalui aplikasi Tiket.Com dan juga secara off line.
“Tiket bisa diperoleh dari tiket.com karena sudah bekerja sama PB PON dan juga Sub PB PON, yang menyediakan 60 persen tiket sedangkan sisanya 40 persen dapat diperoleh secara offline, " ungkap Rocky.
Rocky menegaskan, walaupun penonton sudah mendapatkan tiket masuk stadion tetapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan, yakni melalui pemeriksaan swab antigen, pengukuran suhu badan dan tetap memakai masker.
Aturan ini, kata Rocky tidak hanya berlaku di Stadion Mandala, Kota Jayapura tetapi juga berlaku di Stadion Mahacandra Uncen dan Stadion Barnabas Youwe Sentani yang digunakan untuk pertandingan sepak bola PON XX.
“Protokol kesehatan pasti ketat, soal jumlah penonton juga semua sama, yakni hanya 25 persen dari kapasitas stadion," tambah Rocky Babena, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Tim Sepak Bola Jatim Incar Poin Perdana di PON: Kami Rakus Kemenangan
-
Sepak Takraw Putri Sulawesi Selatan Raih Perak PON Papua
-
Tim Angkat Besi Kalbar 100 Persen Siap Tanding di PON Papua
-
PON Papua: Angga Cahya Mulai Panas Jelang Kompetisi Panjat Tebing
-
Pencapaian Lampung di PON XX Papua: Juara Umum Hapkido
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata