Suara.com - Taktik, strategi, hingga paradigma permainan sepak bola terus menerus mengalami perkembangan. Salah satunya yang kini telah hilang dan dilupakan ialah Libero.
Apabila ingatan kita ditarik mundur, setidaknya selama 30 hingga 40 tahun ke belakang, Libero menjadi peran yang sangat populer dalam sepak bola dunia.
Pemain-pemain yang identik dengan peran ini ialah Gaetano Scirea, Velibor Vasovic, Ruud Krol, Matthias Sammer, hingga Libero era yang paling modern, Franz Beckenbauer.
Namun demikian, deretan pemain-pemain yang disebutkan di atas sudah tidak ada lagi dalam dunia sepak bola modern.
Ada argumen yang cukup tepat bahwa peran Libero saat ini masih ada. Namun, pada umumnya publik menyebutnya sebagai ‘ball playing defenders’ atau bek yang bisa menguasai bola.
Meskipun demikian, menyamakan mereka dengan pemain bertahan yang mampu memainkan bola berarti melupakan peran Libero yang sebenarnya.
Apa itu Libero?
Peran libero memang cukup memiliki kemiripan dengan sweeper, yakni tipe pemain bertahan serbabisa yang bisa menyapu bola jika barisan penyerangan lawan mulai melewati garis pertahanan.
Biasanya, pemain-pemain yang berperan sebagai Libero dipasang di antara bek tengah dengan penjaga gawang.
Baca Juga: Eks Pelatih Malaysia Tak Yakin Indonesia Bisa Berbuat Banyak di Piala AFF
Awalnya, peran ini dipopulerkan oleh pelatih asal Italia, Nereo Rocco dan Helenio Herrera, yang menggunakan gaya permainan Catenaccio.
Libero, dalam bahasa Italia, berasal dari frasa ‘libero da impegni di marcatura’ atau yang bermakna kurang lebih: bebas dari tugas untuk menjaga manusia.
Dengan demikian, Libero berarti: bebas. Oleh karena itu, peran ini diberikan kepada seorang pemain yang memiliki kebebasan lebih ketimbang bek tengah.
Dia seperti tak mendapatkan tugas untuk menjaga pemain lawan, berbeda dengan pemain-pemain bertahan lain yang ditugasi melakukan penjagaan alias man-marking.
Namun, Libero dituntut untuk memiliki kemampuan yang luar biasa dalam membaca permainan lawan. Sebab, dia menjadi sosok terakhir yang akan menghalau bola ketika serangan lawan mulai menuju jantung pertahanan.
Sebetulnya, dari segi defensif, peran ini memiliki kemiripan dengan sweeper yang sudah muncul pada tahun 1930-an.
Berita Terkait
-
Pemain Klub Papan Atas Eredivisie Belanda Dikabarkan Siap Perkuat Timnas Indonesia
-
5 Fakta yang Membuat Kekalahan Raksasa Eropa Jadi Kejutan Terbesar Liga Champions
-
Disetujui AFC, Ini Alasan Timnas Indonesia vs Taiwan Main di Thailand
-
Daftar 6 Pemain Klub Luar Negeri yang Dipanggil Shin Tae-yong Perkuat Timnas Indonesia
-
Perlu Tahu, Ini 10 Perbedaan Sepak Bola dan Futsal
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid
-
Gol Dramatis Justin Hubner Bikin Pelatih Dean James Murka Kritik Keras Lini Pertahanan
-
Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme
-
Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
-
Live Instagram Lamine Yamal Mendadak Dihentikan, Ada Apa di Ruang Ganti Barcelona?
-
Allano Lima Dihujani Rasisme Usai Derbi Persija vs Persib, Winger Macan Kemayoran Kirim Pesan Kuat
-
Tiket Piala Asia Futsal 2026 Resmi Dijual! Yuk Dukung Timnas Indonesia
-
Seperti Apa Karakter John Herdman? Arya Sinulingga: Nanti Kalian Rasakanlah
-
Satu Bek Dipastikan Kieran McKenna Hengkang, Posisi Elkan Baggott di Ipswich Town Aman?
-
Kevin Diks Ikut Andil Besar Bawa Gladbach Bangkit di Era Eugen Polanski