- Justin Hubner mencetak gol penyeimbang di masa *injury time* saat Fortuna Sittard melawan Go Ahead Eagles, Senin dini hari WIB.
- Gol penyeimbang Justin Hubner membatalkan kemenangan tuan rumah, memaksa laga berakhir dengan skor akhir 2-2 di De Adelaarshorst.
- Pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, mengkritik keras minimnya konsentrasi pemain bertahan timnya pada momen krusial tersebut.
Suara.com - Drama di menit-menit akhir yang diciptakan oleh bek Timnas Indonesia, Justin Hubner sukses merampas kemenangan yang sudah di depan mata Go Ahead Eagles.
Gol penyeimbangnya tidak hanya membawa pulang satu poin krusial bagi Fortuna Sittard, tetapi juga meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi pelatih tuan rumah, Melvin Boel.
Dalam laga sengit di De Adelaarshorst, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, Go Ahead Eagles sebenarnya sudah hampir memastikan tiga poin.
Setelah sempat tertinggal, dua gol dari Mathis Suray, Go Ahead Eagles sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Namun petaka datang di masa injury time. Sebuah umpan matang dari Alen Halilovic berhasil disambut dengan sempurna oleh Justin Hubner, yang membobol gawang Jari De Busser dan memaksakan hasil imbang 2-2.
Seusai laga, Melvin Boel tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia secara terbuka mengkritik keras dua gol yang bersarang di gawang timnya, yang menurutnya lahir dari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.
"Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama, tetapi kami secara tidak perlu memberi mereka keuntungan dengan kebobolan gol pertama. Kami terlalu terburu-buru mencari bola di antara pemain lawan," kata Melvin Boel dikutip dari ESPN.
"Saya rasa itu tidak perlu. Bola bisa saja melewati pemain lawan, dan Anda tidak akan berada dalam masalah," sambungnya.
Kekecewaannya semakin memuncak saat membahas gol penentu dari Justin Hubner.
Baca Juga: Bek Kiri Timnas Indonesia Berpotensi Pindah ke Ajax Amsterdam?
Ia menyalahkan kurangnya konsentrasi dan kesalahan posisi dari para pemain belakangnya di momen paling krusial.
"Tak ada konsentrasi di masa injury time. Umpan silang itu seharusnya tidak diberikan dengan mudah. Tetapi jika seorang bek sayap menjauh dari pemain sayap pada fase itu, itu seperti pepatah 'wanita dan anak-anak didahulukan'," semprotnya.
Laga ini sendiri menjadi panggung pertemuan dua pilar Timnas Indonesia, Dean James di kubu Go Ahead Eagles dan Justin Hubner di Fortuna Sittard.
Keduanya sama-sama tampil sebagai starter. Hubner keluar sebagai pahlawan dengan rating 7,4 berkat gol krusial dan statistik pertahanan yang solid.
Sementara itu, Dean James yang bermain selama 74 menit, harus puas dengan rating 6,7 dan merasakan langsung bagaimana kemenangan timnya dirampas oleh rekan senegaranya di detik-detik akhir.
Berita Terkait
-
Justin Hubner Bikin Gol Penyelamat Kekalahan, Jennifer Coppen Kirim Pesan Menohok
-
Komentar Pelatih Fortuna Sittard Usai Justin Hubner Jadi Pahlawan Tim
-
Gol Justin Hubner Selamatkan Fortuna Sittard dari Kekalahan Dramatis Lawan Go Ahead Eagles
-
Jadi Rekan Setim Justin Hubner, Pemain Keturunan Jawa Bisa Dibujuk Gabung Timnas Indonesia
-
Kans Dean James Susul Takehiro Tomiyasu Jadi Bagian dari Skuat Ajax Amsterdam
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian