Bola / Bola Dunia
Senin, 12 Januari 2026 | 19:42 WIB
Justin Hubner bikin gol penyelamat kekalahan di laga Fortuna Sittard lawan Go Ahead Eagles. (Instagram/@fortuna.sittard)
Baca 10 detik
  • Justin Hubner mencetak gol penyeimbang di masa *injury time* saat Fortuna Sittard melawan Go Ahead Eagles, Senin dini hari WIB.
  • Gol penyeimbang Justin Hubner membatalkan kemenangan tuan rumah, memaksa laga berakhir dengan skor akhir 2-2 di De Adelaarshorst.
  • Pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, mengkritik keras minimnya konsentrasi pemain bertahan timnya pada momen krusial tersebut.

Suara.com - Drama di menit-menit akhir yang diciptakan oleh bek Timnas Indonesia, Justin Hubner sukses merampas kemenangan yang sudah di depan mata Go Ahead Eagles.

Gol penyeimbangnya tidak hanya membawa pulang satu poin krusial bagi Fortuna Sittard, tetapi juga meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi pelatih tuan rumah, Melvin Boel.

Dalam laga sengit di De Adelaarshorst, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, Go Ahead Eagles sebenarnya sudah hampir memastikan tiga poin.

Setelah sempat tertinggal, dua gol dari Mathis Suray, Go Ahead Eagles sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Namun petaka datang di masa injury time. Sebuah umpan matang dari Alen Halilovic berhasil disambut dengan sempurna oleh Justin Hubner, yang membobol gawang Jari De Busser dan memaksakan hasil imbang 2-2.

Seusai laga, Melvin Boel tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia secara terbuka mengkritik keras dua gol yang bersarang di gawang timnya, yang menurutnya lahir dari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.

"Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama, tetapi kami secara tidak perlu memberi mereka keuntungan dengan kebobolan gol pertama. Kami terlalu terburu-buru mencari bola di antara pemain lawan," kata Melvin Boel dikutip dari ESPN.

"Saya rasa itu tidak perlu. Bola bisa saja melewati pemain lawan, dan Anda tidak akan berada dalam masalah," sambungnya.

Kekecewaannya semakin memuncak saat membahas gol penentu dari Justin Hubner.

Baca Juga: Bek Kiri Timnas Indonesia Berpotensi Pindah ke Ajax Amsterdam?

Ia menyalahkan kurangnya konsentrasi dan kesalahan posisi dari para pemain belakangnya di momen paling krusial.

"Tak ada konsentrasi di masa injury time. Umpan silang itu seharusnya tidak diberikan dengan mudah. Tetapi jika seorang bek sayap menjauh dari pemain sayap pada fase itu, itu seperti pepatah 'wanita dan anak-anak didahulukan'," semprotnya.

Laga ini sendiri menjadi panggung pertemuan dua pilar Timnas Indonesia, Dean James di kubu Go Ahead Eagles dan Justin Hubner di Fortuna Sittard.

Keduanya sama-sama tampil sebagai starter. Hubner keluar sebagai pahlawan dengan rating 7,4 berkat gol krusial dan statistik pertahanan yang solid.

Sementara itu, Dean James yang bermain selama 74 menit, harus puas dengan rating 6,7 dan merasakan langsung bagaimana kemenangan timnya dirampas oleh rekan senegaranya di detik-detik akhir.

Load More