Suara.com - Claudio Ranieri kembali berkarier di Premier League Inggris setelah ditunjuk Watford untuk menjadi pelatih kepala baru menggantikan Xisco Munoz.
Pelatih Italia yang membawa Leicester City meraih gelar Premier League 2016, memang sudah tanpa pekerjaan setelah dia meninggalkan posisinya sebagai manajer Sampdoria pada akhir musim lalu.
Sementara Watford yang saat ini berada di posisi ke-15 klasemen Liga Inggrism telah memecat Munoz pada hari Minggu setelah lebih kurang 10 bulan mengisi posisi tersebut.
Munoz menggantikan Vladimir Ivic pada December 2020 dan membawa klub tersebut otomatis promosi dari Championship pada musim lalu. Laga terakhirnya adalah saat Watford kalah 0-1 dari Leeds di Elland Road.
Dikutip dari Sky Sport, Watford telah mengikat kontrak Ranieri selama dua tahun di Vicarage Road. Ia menjadi pelatih permanen ke-13 sejak klub tersebut diambil oleh keluarga Pozzo pada 2012.
Ranieri, yang akan berusia 70 tahun akhir bulan ini dan juga pernah menangani Chelsea dan Fulham, telah dikenal oleh pemilik Watford yang memiliki keyakinan dia akan menjadi kandidat mengisi posisi tersebut.
Tugas pertama pelatih asal Italia ini bersama Watford adalah mempersiapkan skuatnya menghadapi Liverpool di Liga Premier di Vicarage Road setelah jeda internasional pada 16 Oktober.
Watford juga telah mengonfirmasi Ranieri akan bergabung dengan asisten pelatih Paolo Benetti dan Carlo Cornacchia, serta pelatih fisik Carlo Spignoli.
Baca Juga: 4 Tim Premier League yang Belum Pernah Menang hingga Pekan Ketujuh
Berita Terkait
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Gaya Pede Walkot New York Zohran Mamdani Pakai Gamis Arsenal saat Salat Idul Adha
-
Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026, Ini Statistik Mentereng Mikel Arteta
-
Andrew Robertson Incaran Juventus, Strategi Berani Si Nyonya Tua Remajakan Skuad Berpengalaman
-
Patrick Vieira Berani Klaim Arsenal Akan Kuasai Premier League, Declan Rice Jadi Kartu AS
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions