Suara.com - Tim Persijap Jepara selaku tuan rumah sukses menahan tim kuat Persis Solo dengan skor 1-1 pada pertandingan kedua Grup C kompetisi Liga 2 2021 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tangah, Selasa (5/10/2021) malam.
Bagi Persijap, hasil imbang ini cukup berarti mengingat sang lawan adalah tim penuh bintang yang dikendalikan putra Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep.
Pertandingan sendiri memang ketat sejak awal babak pertama meski Persijap kemudian menumpuk pemainnya di lini pertahanan. Hal ini dilalukan untuk membendung tekanan Persis Solo yang dimotori oleh Alberto Goncalves.
Persijap bahkan sesekali melakukan serangan balik cepat. Hasilnya memang sesuai harapan karena tim yang berjuluk Laskar Kalinyamat ini sukses unggul terlebih dahulu lewat Iqmal Nur Samsu pada menit 17.
Dalam kondisi tertinggal 0-1, Persis Solo langsung meningkatkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan terus dilakukan sehingga mengancam gawang Persijap yang diantaranya dilakukan Heri Susanto maupun Alberto Goncalves.
Upaya Persis Solo akhirnya membuahkan hasil pada menit 37. Tendangan Mihtahul Hamdi tidak bisa dibendung penjaga gawang Persijap, Harlan Suardi sehingga membuat kedudukan sama kuat 1-1 dan kondisi tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua jual beli serangan terus dilakukan kedua tim. Namun, Persis Solo yang merupakan tim unggulan sukses menguasai jalannya pertandingan sehingga menciptakan banyak peluang gol seperti yang dilalukan Abduh Lestaluhu pada menit 87.
Tidak hanya itu. Upaya juga dilakukan oleh pemain naturalisasi Persis Solo, Yu Hyunkoo. Hanya saja upaya pemain dengan nomor punggung 80 itu mampu dimentahkan penjaga gawang Persijap, Harlan Suardi.
Persis Solo juga mempunyai peluang pada tambahan waktu, namun upaya yang dilakukan oleh M Kanu lagi-lagi sukses ditahan penjaga gawang Persijap sehingga tidak ada tambahan gol lagi saat sang wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto mengaku kurang puas dengan hasil pertandingan. Bahkan mantan asisten pelatih Bali United itu meminta maaf karena tidak mampu membawa tim yang berjuluk Laskar Sambernyawa meraih tiga poin.
Baca Juga: Ambisi Roberto Mancini Bersama Italia: Kawinkan Gelar Euro 2020 dan Nations League
"Kami akan segera melakukan evaluasi dan melakukan perbaikan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," kata Eko seperti dimuat Antara.
Sementara itu, asisten pelatih Persijap Jepara Suganda mengaku akan langsung melakukan evaluasi terhadap timnya. Namun, pihaknya tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya karena sudah bekerja keras saat menghadapi tim unggulan.
"Upaya kami mengandalkan serangan balik cepat dan akurat cukup berhasil. Hanya saja lawan bermain cukup kompak dan kami tidak bisa mempertahankan keunggulan," ucapnya.
Berita Terkait
-
Pulih dari Cedera, Muhammad Ferrari Siap Perkuat Bhayangkara FC
-
Jelang Duel, Persik Kediri Soroti Lini Pertahanan Persijap Jepara
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Persijap: Macan Putih Pantang Lengah!
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?