Suara.com - Penyerang Atletico Madrid, Luis Suarez buka-bukaan bahwa Ronald Koeman "menendangnya" dari Barcelona melalui sebuah panggilan telepon berdurasi 40 detik saja.
Penyerang asal Uruguay itu dianggap sudah berstatus legenda di Barcelona setelah setelah enam tahun membela klub Katalunya tersebut, di mana ia mencetak 198 gol, mempersembahkan empat gelar Liga Spanyol dan sebuah trofi Liga Champions.
Namun, dia menjadi salah satu pemain pertama yang dibuang Koeman pada bursa transfer musim panas 2020, setelah pelatih asal Belanda itu mengambil alih tampuk kepelatihan Barca menggantikan Quique Setien.
"Telepon dari Koeman yang memberi tahu saya (bahwa saya tak lagi masuk rencanannya) cuma berlangsung selama 40 detik," beber Suarez kepada Gerard Romero melalui Twitch, yang dikutip Marca pada Kamis (7/10/2021).
"Bukan begitu cara mengucapkan selamat tinggal kepada seorang legenda," keluh penyerang berusia 34 tahun itu.
"Awalnya dia bilang saya tak masuk rencananya, lalu dia bilang bila perihal kontrak saya tak segera beres, saya akan bermain melawan Villarreal," papar Suarez.
"Dia tak cukup berani untuk berkata dengan tegas untuk menjelaskan apakah dia yang tak menginginkan saya atau malah pihak klub yang tak menginginkan saya," ketus mantan striker Ajax dan Liverpool itu.
Suarez menambahkan soal betapa sulitnya situasi yang menyelimuti dirinya, yang juga dialami sobat karibnya Lionel Messi, yang saat itu ingin meninggalkan Barca sebelum akhirnya hijrah ke Paris Saint-Germain pada musim panas 2021 kemarin.
"Itu adalah hari-hari yang berat setelah segala yang saya berikan kepada klub," ungkap Suarez.
Baca Juga: Fokus 100 Persen untuk Belgia vs Prancis, Roberto Martinez Tak Punya Waktu untuk Barcelona
"Saya berbicara kepada (istri saya) Sofia dan Leo (Messi) setelah ditelepon Koeman. Sungguh tahun yang rumit karena segalanya. Leo ingin pergi dan saya dibuang. Kedua keluarga kami benar-benar kesulitan," tukas penyerang Timnas Uruguay itu.
Setelah diusir dari Camp Nou, Suarez bergabung dengan Atletico Madrid. Dia kemudian membantu klub ibu kota Spanyol itu menjadi juara LaLiga musim lalu.
Berita Terkait
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan