Suara.com - Wonderkid Persipura Jayapura, Ramai Rumakiek menjalani debut impian bersama timnas senior Indonesia dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 2-1 skuad Garuda atas Taiwan di laga leg pertama play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, Kamis (7/10/2021).
Kini, Ramai Rumakiek mengaku siap untuk kembali beraksi bersama skuad Garuda dan meneror gawang Taiwan di leg kedua, pasca kondisinya dinyatakan fit untuk bermain.
Pada pertandingan leg pertama melawan Taiwan, Ramai mencuri perhatian. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut menandai debutnya bersama timnas senior Indonesia dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-18.
Namun sayangnya, Ramai Rumakiek tidak dapat bermain penuh lantaran mengalami cedera. Dia harus keluar lapangan lebih cepat tepatnya pada menit ke-28 karena kakinya dihajar oleh pemain Taiwan yang memakai pull besi di sepatunya.
Teranyar, pemain 19 tahun tersebut mengaku sudah pulih dari cederanya. Ramai siap kembali beraksi di leg kedua jika dipercaya main oleh Pelatih Shin Tae-yong yang berlangsung stadion yang sama, Senin (11/10/2021).
"Pertandingan kemarin menjadi kesempatan dan pengalaman berharga untuk saya. Laga kemarin juga mengasah mental bagaimana rasanya bermain level internasional," kata Ramai Rumakiek dalam rilis PSSI.
"Saat ini kondisi saya sudah baik, bahkan sudah mengikuti latihan malam ini (kemarin). Untuk gol kemenangan saya persembahkan untuk kedua orang tua dan semua orang yang mendukung saya," tambah Ramai Rumakiek.
Pemain kelahiran 19 April 2002 tersebut mengaku tidak menyangka dipercaya Shin tae-yong tampil sebagai starter. Oleh karena itulah, ia bekerja keras untuk membayar kepercayaan yang diberikan juru formasi asal Korea Selatan tersebut.
"Saya bersyukur dan bangga mampu menjalani debut bersama timnas Indonesia. Awalnya saya kaget diberi kepercayaan oleh pelatih Shin Tae-yong bermain sejak menit pertama," terangnya.
Baca Juga: Resmi, Daftar 33 Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2022
"Namun saya harus percaya diri dan tambah senang dapat mencetak gol di laga tersebut," pungkas Ramai Rumakiek.
Tag
Berita Terkait
-
Dihantam Lawan Hingga Cedera, Begini Kondisi Wonderkid Indonesia Saat Ini!
-
Taiwan vs Indonesia: Sempat Cedera, Tiga Pemain Ini Bisa Diturunkan Skuad Garuda
-
Semen Padang FC Lepas Pemain Muda Genta Alparedo Perkuat Timnas Indonesia U-23
-
Jelang Leg Kedua Lawan Taiwan, Timnas Indonesia Diberi Latihan Evaluasi
-
Shin Tae-yong Panggil 33 Pemain untuk Persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23, Ini Daftarnya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana